Posts Tagged ‘tempe goreng’

Tukang Gorengan Langgananku

5 Agustus 2010

Tukang gorengan langgananku di ujung selatan Jl Kebon Raya Gembira Loka, Jogja itu kini sudah bisa meracik bumbu sendiri. Sebelumnya, periodik si ibu tukang gorengan itu pulang ke Temanggung untuk ambil bumbu racikan ibunya, khusus untuk membuat bakwan dan tempe goreng. Rasa enaknya memang beda!

Sekali waktu aku minta bumbunya sedikit. Di rumah kubuat bakwan jagung. Lha kok jadi uasin dan rasanya uaneh… Ah, dasar! (dasar nggak bisa, maksudnya)

Yogyakarta, 27 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Bau Gas Bocor Di Pagi Hari

21 Juli 2010

Waspadalah…! Waspadalah…! Wajib curiga kalau ada bau gas bocor di rumah, karena sensitif terhadap percikan api dan bisa menyebabkan njeblug…! Tapi pagi ini ada bau gas bocor di rumahku. Setelah kuendus-endus, ternyata bersumber dari sambal bawang putih yang menyelimuti tempe goreng 3/4 matang yang masih berasap di atas cobek. Hyaaaa..., malah membangkitkan gairah positif memulai aktifitas di pagi hari…

Yogyakarta, 15 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Sebuah Eksperimen Gagal

10 Juli 2010

Eksperimen gagal pagi ini: Menu tempe goreng sambal bawang putih mentah, kali ini dicoba ditambah sedkit bawang merah lalu digoreng dulu setengah matang. Hasilnya kurang mak nyusss.., sensasi aroma bawang putihnya yang seperti gas bocor itu kurang menggairahkan dan cabenya kurang hot (pedas).

Sekedar mencoba out of the box, keluar pakem. Sepanjang resikonya bukan fatal accident, kenapa tidak? Ternyata yang lebih matang itu tidak selalu lebih hot

(Seorang teman berkomentar: “Tidak dikerjakan oleh ahlinya….”, tulisnya. “Tahu aja…”, jawabku)

Yogyakarta, 7 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Cengek Muda

11 Juni 2010

‘Boss’ saya pulang dari toko bawa oleh-oleh tahu isi dan tempe goreng. Sampai rumah langsung dilahap dengan cengek ceplas-ceplus. Terlihat nikmat sekali.

“Pedas kah, tidak?”, tanyaku.
“Tidak lah, masih muda ini…”, jawabnya.
“Ya, yang masih muda memang lebih nikmat daripada yang sudah tua”, kataku.
“Hmmm, karepe (maunya)…”, katanya sambil mencibir.
Lha iya, karepku (mauku) ya besok-besok kalau beli cengek yang muda-muda saja, nggak sepedas yang tua-tua…!”

Yogyakarta, 5 Juni 2010
Yusuf Iskandar

Cap Cay Ndeso

14 Mei 2010

Sarapan pagi menu spesial: cap cay ndeso. Bedanya dengan cap cay yang tidak ndeso adalah cap cay ini kering tidak berkuah dan dicampur dengan terigu goreng, sehingga dimakan tanpa nasi pun cukup mengenyangkan. Asesorinya: tempe goreng ¾ matang dan cabe rawit metik sendiri di halaman… (halaman orang maksudnya). Keunggulan menu spesial ini adalah cocok dimakan sebelum mandi, plus secangkir kopi tentu saja…

Yogyakarta, 8 Mei 2010
Yusuf Iskandar

Oseng-oseng Sawi Putih

7 Mei 2010

Huuu… Sarapan pagi sederhana dengan menu fastfood alias food yang dapat disajikan dengan fast, yaitu oseng-oseng sawi putih + tahu + cabe merah. Dipadu dengan telor dadar dengan nasi putihnya buuuanyak…, karena sehari kemarin tidak sempat makan nasi, berhubung kebanyakan menyantap pecel bunga turi sama tempe goreng.

Yogyakarta, 5 Mei 2010
Yusuf Iskandar

Tempe Goreng Sambal Bawang

2 April 2010

Hari ini, Jumat Agung, Hari Raya Jumat, istriku kembali membuat menu sarapan sederhana tapi istimewa : tempe goreng sambal bawang.

Tempenya: 6 potong. Sambal bawangnya: 3 siung bawang putih, 3 cabe hijau besar + kecil, sedikit garam, diulek, lalu penyet tempenya. Istriku membuat modif, dipenyetnya ditambah bawang goreng agak banyak.

Wuaaah..! Oedan tenan, dalam sekejap bablasss sampai cobeknya bersih nyaris nggak perlu dicuci…

(Selamat Paskah kepada mereka yang merayakannya…)

Yogyakarta, 2 April 2010
Yusuf Iskandar

Sayur Lodeh

19 Februari 2010

Sudah tahu cuaca mendung mengandung gerimis, sedang gerimis mengundang hujan. ‘Boss’ saya ini kok ya nekat cuma masak sayur lodeh, tempe goreng dan nasi dari beras organik untuk makan siang. Semua tersaji hangat. Ya jelas saja makanku nambah

Yogyakarta, 19 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Tempe Goreng Sambal Bawang

1 Februari 2010

Aku rela pagi ini sepedaan langsung pulang, karena ‘boss’ saya pesan: “Gak usah mampir-mampir…”. Rupanya di rumah sudah siap menu sarapan favorit : tempe goreng sambal bawang. Aku juga rela menghabiskan nasi di cething dengan menu STW (sederhana tapi whoenak) yang baunya seperti gas bocor. Pesannya adalah : Mulailah harimu dengan taste dan nuansa berbeda seperti bawang putih (kalau bawang merah biasanya agak judes, njelehi…)

Yogyakarta, 1 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Sarapan Tempe Sambal Bawang

21 Desember 2009

Menu sarapan favorit saya adalah : nasi putih + tempe goreng + sambal bawang cabe rawit yang baunya seperti gas bocor….. Sekali waktu, tiga piring nasi bisa bablasss hanya dengan menu ndeso itu… (walau sejam kemudian nabrak-nabrak ke WC akibat cabe rawitnya kebanyakan)

Yogyakarta, 21 Desember 2009
Yusuf Iskandar