Posts Tagged ‘subuh’

Subuh Di Haur Mekar

20 Desember 2010

Pagi tadi aku berkesempatan untuk sholat subuh di masjid yang terakhir aku sholat subuh di sana lebih 20 tahun yll. Masjid itu, “Al-Muntasyir”, berada di tengah pemukiman padat Haur Mekar Bandung, tepat di belakang tempat kostku. Ada rasa haru mengingatnya.

Masjid itu sudah sangat berubah dibanding dulu. Sekarang jauh lebih bagus kondisinya. Tapi ada yang tidak berubah…, jamaah subuhnya tetap kurang dari satu shaf (baris)…

Bandung, 21 Nopember 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Hilang Lagi Tahajudku

11 April 2010

Waduh, terlambat bangun aku. Padahal sebelumnya sudah bangun tapi ketiduran. Baru terbangun lagi saat kumandang panggilan subuh menyisakan ujungnya. Hilang lagi tahajudku.

Bergegas ambil air wudhu,
bersegera menutup pintu dan pagar,
cepat-cepat berjalan menuju masjid,
tidak lama sudah iqomah

Ternyata imam yang biasanya, absen. Diminta aku menggantikan jadi imam. Dengan suara masih kedengaran seksi. Serak-serak bangun tidur, belum sempat seteguk-dua air putih membasahi.

Yogyakarta, 10 April 2010
Yusuf Iskandar

Gerimis Subuh

7 April 2010

Gerimis subuh
nyanyian geluduk jauh di angkasa
daun-daun basah
mengganti titik embun yang entah kemana perginya pagi ini

Sebagian penghuni bumi menarik selimutnya
tinggi-tinggi
rapat-rapat
seolah tak mau terusik
padahal pagi basah sudah lama tak mereka jumpai

Imam subuh itu absen pagi ini
harus ada yang mengganti
lengkap dengan qunut seperti selama ini
meski tidak biasa bagi si penggganti
seperti tak biasanya gerimis subuh menghapus jejak langkah para jamaah
seperti tak biasanya burung-burung kecil bercericit oleh sayapnya yang basah

Gerimis subuh
makin deras
gemericik air terdengar bak harmonisasi musik pagi
mengantarkan sepenggal-dua tilawah ayat suci

Hening
damai
menyejukkan hati yang gundah
menentramkan jiwa yang gelisah
sebab tak yakin apakah esok masih ada kesempatan dimiliki
menjumpai gerimis subuh seperti pagi ini

Yogyakarta, 7 April 2010
Yusuf Iskandar

Purnama Di Kala Subuh

2 April 2010

Langit Jogja cerah subuh ini. Pulang subuhan duduk-duduk sebentar di depan rumah. Menyaksikan bulan purnama yang mulai condong ke barat. Kalau tidak tertutup awan, mestinya tadi malam tepat di atas kepala. Indah sekali, seperti tak ingin aku berpaling menatapnya.

Kucoba mengingat-ingat, kapan terakhir aku menyaksikan yang seperti ini, namun ingatanku tak setajam kesadaran jiwaku… Rabbana ma kholaqta hadza bathila (Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau ciptakan ini dg sia-sia…..)

Yogyakarta, 1 April 2010
Yusuf Iskandar

Imam Subuh (1)

25 Maret 2010

Imam sholat subuh itu masih muda belia, khusyu’ dan bacaannya bagus. Tapi sayang, volume suaranya terlalu lemah sehingga makmumnya kesulitan mengikuti ucapan imamnya. Gerakannya pun kurang lincah, cenderung menjadi ogah-ogahan

Padahal seorang imam (pemimpin) itu mestinya bicaranya keras, tegas dan jelas, walau tidak berteriak-teriak. Tindakannya juga harus gesit dan terarah, agar jamaah yang dipimpinnya pede untuk bersama memikul senjata dan mengayun cangkul.

Yogyakarta, 25 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Langit Penuh Bintang

25 Maret 2010

Menjelang subuh. Kupandang langit penuh bintang bertaburan.

Lalu kukirim SMS kepada bidadari: “Rabbanaa ma kholaqta hadzaa baathila…(Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau ciptakan ini dengan sia-sia)”.

Balasan dari sana: “Sayang langit sini tak berbintang, tapi langit sini hanya takut pada Tuhan, yang sedang turun menghamparkan rahmat dan ampunan bagi yang memohon. Lanjuuut…” (Ee rupanya bidadari itu blm selesai tahajud, tapi sempat balas SMS..)

Yogyakarta, 24 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Tentang Waktu Subuh

25 Maret 2010

Subuh, hanyalah sepenggal waktu antara terbitnya Sang Fajar hingga meretasnya Sang Mentari. Namun, sungguh sayang seribu kali sayang, tidak banyak dari para pengembara waktu yang menyadari lalu berusaha untuk memetik sedikit saja dari jutaan kebaikan yang betebaran bersama dengan turunnya waktu subuh… Dan itu berulang setiap hari, sementara subuh dan rombongan kebaikan yang menyertainya, tidak bosan-bosannya menebarkan kebaikan demi kebaikan…

Yogyakarta, 23 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Antara Sholat Dan Tidur

17 Maret 2010

Adzan subuh bersahut-sahutan, ini orang-orang masih pada ngebluk di masjid. Woo.., lha wong cara adzan-nya keliru…

“Ash-sholatu khoirum-minan-naum” (sholat itu lebih baik daripada tidur). Mestinya teriak ash-sholatu-nya panjang, naum-nya pendek. Lha ini kebalik, ash-sholatu-nya pendek, naum-nya panjang.

Pantesan, wong seruan tidurnya lebih panjang (nauuuuuum) daripada sholatnya (ash-sholatu). Bukan salah yang tidur, hanya kebablasan…

Yogyakarta, 14 Maret 2010

Yusuf Iskandar