Posts Tagged ‘saru’

Masuk Ke Pintu Sebelah

28 Juli 2010

Ponpes tetangga rumah punya gawe. Kebetulan pintu ruang makan tepat di sebelah rumah. Kubilang pada istriku: “Kalau mau makan enak, tinggal tampil rapi lalu masuk ke pintu sebelah”. “Ah, saru!”, katanya (maksudnya, tidak sopan). Tapi kujawab: “Saru itu kalau datang tidak pakai baju..”. Maka ketika tamu-tamu lain datang melalui pintu depan, saya ambil shortcut masuk pintu sebelah dan langsung makan. Saya pastikan tetap pakai baju, agar tidak saru..

(Ponpes : Pondok pesantren)

Yogyakarta, 21 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Masih Ada Tukang Gethuk Yang Akan Lewat

2 November 2009

Karena malas menemani ‘boss’ saya masuk toko, (akhirnya) saya menunggu di mobil saja. Kebetulan ada penjual gethuk lewat, iseng2 saya beli gethuk dan klepon yang (kemudian) dibungkus daun pisang dan kertas koran. Lalu saya buka dan saya makan sambil duduk di emperan toko yang sedang tutup.

Kata ‘boss’ saya : “Saru…”.
Kata saya : “Saru untuk ‘boss’, tapi tidak untuk sopir…”.
Maka berbahagialah sopir-sopir Indonesia, masih ada tukang gethuk yang akan lewat…..

(‘Saru’, bahasa Jawa berarti tidak sepantasnya, tidak sopan, jorok…..)

Yogyakarta 1, Nopember 2009
Yusuf Iskandar