Posts Tagged ‘pedas’

Cengek Muda

11 Juni 2010

‘Boss’ saya pulang dari toko bawa oleh-oleh tahu isi dan tempe goreng. Sampai rumah langsung dilahap dengan cengek ceplas-ceplus. Terlihat nikmat sekali.

“Pedas kah, tidak?”, tanyaku.
“Tidak lah, masih muda ini…”, jawabnya.
“Ya, yang masih muda memang lebih nikmat daripada yang sudah tua”, kataku.
“Hmmm, karepe (maunya)…”, katanya sambil mencibir.
Lha iya, karepku (mauku) ya besok-besok kalau beli cengek yang muda-muda saja, nggak sepedas yang tua-tua…!”

Yogyakarta, 5 Juni 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tukang Rujak

29 Januari 2010

Jumat siang mendung gerimis, gerobak tukang rujak itu masih full buah-buahan. Sebenarnya saya membeli rujak bukan karena ngidam, tapi sekedar ingin meringankan beban dorongan tukang rujak itu. “Bagaimana kalau sampai sore tidak habis, pak?”, tanyaku. “Bisa dijual lagi besok”, jawabnya. “Kenapa tidak dimakan sendiri saja?”, tanyaku iseng. “Wah……”, jawabnya (terjemahannya : Repot kalau besok pagi-pagi harus berebut ke jumbleng…)

——-

Waduh…., salah order! Rugi aku! Masak pesan rujak saja mesti tertulis pakai PO. Aku bilang ‘nggak pedas’, sampai telinga tukang rujaknya diterjemahkan ‘agak pedas’…. Daripada megap-megap, biarlah dihabiskan orang lain. Saya yang bayar, orang lain yang menikmati. Rugi aku….! Yo wis, tak ikhlaskan saja.

(Note : jumbleng = sumur pembuangan, WC jongkok di luar rumah; PO = Purchasing Order)

Yogyakarta, 29 Januari 2010
Yusuf Iskandar