Posts Tagged ‘ngudut’

Semakin Panas Di Jogja

3 Mei 2010

Jogja panas sekali siang ini. Makin panas karena ditawari mengambil alih bisnis yang sedang berkembang yang harganya em-eman. Lebih panas lagi saat mengotak-atik bagaimana caranya agar bank mau meminjami uang dengan agunan bisnis itu sendiri, alias saya mau mengambil bisnisnya tapi sebagian besar resiko saya pindahkan ke bank…

Yang sudah-sudah kalau kepanasen begini obatnya ya ngopi, ngudut, njuk dipikir karo turu… (dipikir sambil tidur). Mayday! Mayday! Mayday..!

Yogyakarta, 1 Mei 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Lebih Baik Makan Rambutan

27 Maret 2010

Tugas ‘sopir-intendant’ itu kalau tidak nyopir, ya nunggu… Ketika nunggunya kelamaan, biasanya sih disambil ngudut. Tapi sekarang, pasca komitment libur merokok, jadi celingukan. Lalu teringat tadi ‘boss’ beli sekantung rambutan raphia (atau sephia? Ah, yang manapun, sama enaknya).

Ketika sampai rumah, ‘boss’ tanya kok rambutannya tinggal dikit? Kujawab jujur saja: “Daripada tadi nunggu lama sambil ngudut, lebih baik kumakan rambutannya…”

Yogyakarta, 27 Maret 2010
Yusuf Iskandar

“Libur Ngudut” Hari Kesepuluh

26 Maret 2010

Memasuki hari ke-10 “libur ngudut”, enjoy aja…. Sejak awal memang saya sudah mensugesti diri bahwa “libur ngudut” ini bukan peristiwa yang luar biasa, sehingga juga tidak perlu dihadapi dan ditangani secara luar biasa, melainkan business as usual, biasa-biasa saja… Yang biasanya ngudut, kini tidak, gitu aja! Persis seperti saya minum es cendol,… sekali waktu ingin minum, ya minum saja, ketika ingin stop ya stop saja… “Gitu aja kok repot...”

Yogyakarta, 26 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Stop Ngudut

9 Maret 2010

Agar saya stop ngudut, istriku menyarankn: “Mbok coba diganti ngemut permen”. Saran penuh kasih itu pun kucoba turuti. Tapi ternyata, ngudut sambil ngemut permen itu kok malah lebih enak… Lalu kata istriku: “Lha kok malah borossss…”.

Maka solusi ‘bijaksana’ saya ajukan: “Kalau begitu biar tidak boros, permennya saya stop saja” (keukeuh we.., ceuk orang Sunda mah). Ibarat pesta diskon tapi harga dinaikkan lebih dulu. Dasar bakul…!.

Yogyakarta, 7 Maret 2010
Yusuf Iskandar