Posts Tagged ‘negara bagian’

Catatan Dari Pemilu Amerika 2000 : George Bush atau Al Gore? (4)

2 November 2008

New Orleans, 7 Nopember 2000 – 19:45 CST (8 Nopember 2000 – 08:45 WIB)

Hingga saat ini persaingan semakin ketat. Al Gore kini unggul tipis dengan 145 suara dari 12 negara bagian dan George Bush 130 suara juga dari 11 negara bagian. Masih cukup panjang jalan menuju angka kemenangan 270 suara hingga tengah malam nanti (tengah hari Rabu WIB), dan masih banyak kemungkinan dapat terjadi.

Kejar mengejar jumlah suara ini tentu mengingatkan kita pada Sidang Umum MPR yang lalu, ketika Gus Dur dan Megawati saling susul-menyusul dalam penghitungan perolehan suara. Hanya bedanya di sini tidak ada penggembira yang hobinya ngamuk (dulu, baru alasan dicari belakangan).

George Bush tadi siang mencoblos di kota Austin, negara bagian Texas, dimana dia saat ini menjabat sebagai Gubernur dan ternyata dia memang memenangi perolehan suara di kampungnya sendiri. Sementara Al Gore mencoblos di Tennessee, negara bagian di mana dia berasal, tepatnya di kota Elmwood yang hingga kini belum selesai penghitungan suaranya.

Kita tunggu perkembangan selanjutnya, karena setiap jam hingga tengah malam nanti beberapa negara bagian secara bertahap dari timur ke barat akan menutup TPS-nya dan menghitung jumlah perolehan suaranya.

Yusuf Iskandar

Iklan

Catatan Dari Pemilu Amerika 2000 : George Bush atau Al Gore? (7)

2 November 2008

New Orleans, 8 Nopember 2000 – 01:30 CST (8 Nopember 2000 – 14:30 WIB)

Akhirnya negara bagian Florida yang memberikan jatah suara 25 menjadi kunci kemenangan bagi George Bush. Setelah melalui periode perhitungan suara yang mengasyikkan sekaligus mendebarkan lebih 8 jam sejak jam 05:00 Selasa sore tadi, akhirnya George Bush berhasil mencapai garis finish terlebih dahulu setelah melampaui angka kemenangan 270 suara. Bush kini telah mengumpulkan 271 suara dari 30 negara bagian, sedangkan Gore baru menambah 7 suara dari negara bagian Iowa dan mengumpulkan 249 suara dari 19 negara bagian.

Penghitungan suara memang belum selesai, masih menyisakan dua negara bagian lagi yaitu Oregon dan Wisconsin yang masing-masing menyisakan 7 dan 11 suara. Apapun hasil perhitunganya nanti, kiranya sudah tidak akan mempengaruhi posisi kemenangan George Bush sebagai Presiden Amerika yang baru, menggantikan Bill Clinton bulan Januari 2001 nanti.

Kemenangan tipis ini yang agaknya sangat dinanti-nantikan oleh para industriawan Amerika, mengingat George Bush dipandang mempunyai komitmen yang tinggi terhadap dunia industri. Seperti diketahui bahwa Bush sekarang ini masih menjabat sebagai gubernur negara bagian Texas, dimana industri perminyakan di wilayah itu termasuk menonjol di daratan Amerika utara.

Berakhirlah sudah momen terpenting dari pesta demokrasi rakyat Amerika, meskipun secara keseluruhan proses pemilu belum selesai karena masih ada banyak perhitungan angka-angka perolehan suara yang akan diselesaikan. Antara lain bagi pemilihan anggota Konggres, Senat, Gubernur, berbagai peraturan perundang-undangan dan peraturan-peraturan hukum di tiap-tiap negara bagian yang juga di-pemilu-kan.

Selamat untuk Gus Bush, eh … George Bush, menjadi Presiden Amerika ke-43 dari Partai Republik. Semoga tidak membawa Amerika menjadi semakin pethenthang-pethentheng……

Yusuf iskandar

Keliling Setengah Amerika

7 Februari 2008

Pengantar :

Terdorong oleh obsesi untuk melihat sebanyak mungkin belahan lain dari negara Amerika, maka selama dua pekan dari tanggal 1-15 Juli 2000 yang lalu saya dan keluarga melakukan perjalanan liburan lewat darat mengelilingi setengah negara Amerika belahan timur. Perjalanan ini melintasi 33 negara bagian dan ibukota Washington DC, menjalani hampir 5.500 mil (8.800 km), menghabiskan 186 gallon (704 liter) BBM dan rata-rata 12 jam setiap hari berada di jalan.

Seorang teman Amerika saya mengomentari perjalanan ini sebagai “bahkan sopir truk Amerika pun tidak pernah melakukannya”, dan seorang rekan lainnya berkomentar “it’s crazy“. Yang pasti, kami sekeluarga telah melihat Amerika lebih banyak dari yang pernah dilihat oleh umumnya orang Amerika sendiri.

Hanya karena saya bukan sopir truk dan tidak gila, maka saya bisa berbagi cerita melalui catatan perjalanan ini. Barangkali bisa untuk dikenang bagi yang pernah berada di daerah yang kebetulan saya lalui, atau untuk diniati bagi yang berencana mengunjungi negeri ini, atau untuk sekedar selingan saja.-    

(1).      Mengotak-atik Rute Perjalanan
(2).      Akhirnya Jadi Berangkat Juga
(3).      Mencapai Atlanta Di Hari Pertama
(4).      Jalan Merayap Di Cherokee
(5).      Pejalan Kaki Yang Dimanjakan Di Gatlinburg
(6).      Kelok Twin Falls Yang Memabukkan
(7).      Jalur Lintas Angkasa Di Pegunungan Blue Ridge
(8).      Antri Memasuki Gedung Putih
(9).      Mengunjungi Musium Smithsonian
(10).    Menikmati Ikan Bakar, Lalapan Dan Sayur Asam
(11).    “Selamat Ulang Tahun, Amerika”
(12).    Naik Kereta Bawah Tanah Menjelang Tengah Malam
(13).    Memandang Monumen Washington Dari Gedung Capitol
(14).    Hampir Malam Di New York
(15).    New York, New York
(16).    Menyeberang Ke Patung Liberty
(17).    Senja Di Brooklyn
(18).    Di Puncak Gedung Pencakar Langit
(19).    Ditolak Masuk Gedung Sekretariat PBB
(20).    Makan Hotdog Di Central Park
(21).    Suatu Malam Di Broadway
(22).    Apel Besar Itu Bernama New York
(23).    Jalan-jalan Sore Di Alun-alun Harvard
(24).    Menginap Di Motel Kelas Kambing Di Lebanon
(25).    Mencicipi Sirup Maple Di Vermont
(26).    Hujan Di Sepanjang Pegunungan Adirondack
(27).    Mengenang Tragedi Love Canal
(28).    Love Canal Dan Mimipi Buruk Amerika
(29).    Menyaksikan Air Terjun Niagara Dari Pulau Kambing
(30).    “Mainan Air” Itu Adalah Sebuah Maha Karya
(31).    Menuju Ke Dasar Air Terjun Di Malam Hari
(32).    Ketika Kemalaman Tiba Di Chicago
(33).    Di Madison, Saya Belajar Tentang Arti Kebersihan
(34).    Menyusuri Ladang Jagung Iowa
(35).    Bermalam Di Oskaloosa
(36).    Tengah Hari Musim Panas Di Columbia
(37).    Sejenak Di Tepi Danau Ozark
(38).    Rumah Kecil Di Padang Prairie
(39).    Impian Yang Hilang Di Kota Minyak Tulsa
(40).    Mampir Ke Musium “Cowboy” Di Oklahoma City
(41).    Perjalanan Terpanjang Pada Hari Terakhir
(42).    Di Bawah Purnama, Kami Kembali Ke New Orleans