Posts Tagged ‘mendaki gunung’

Mengambil Ibrah

23 September 2010

Dalam perjalanan kembali ke Jogja dari Wonosobo naik sepeda motor (setelah mendaki Gunung Sumbing), sampai Temanggung anak lanang kirim SMS: “Aduh banku bocor..!”.

Kubalas SMS-nya: “Yo wis sabar wae. Pasti ada hikmahnya… Believe me!“. Kulanjutkan SMS-ku: “Gunakan kesempatan untuk mengambil ibrah (pelajaran). Tuhan tidak sedang ‘iseng mbocori‘ ban motormu, melainkan sedang menyuruh kamu untuk berpikir… Let’s do it!”.

Yogyakarta, 17 September 2010
Yusuf Iskandar

Melandasi Dengan Doa

23 September 2010

Alhamdulillah..! Menjelang Jum’atan tadi anak lanang tiba di rumah dengan selamat pulang dari mendaki Gunung Sumbing. Seorang teman protes keras ketika sebelumnya saya wanti-wanti sambil bercanda: “Jangan sampai bapak nyusul membawa tim SAR”.

“Itu bisa jadi doa!”, katanya gusar.

Saya tidak membantah. Namun ada hal yang tidak saya ceritakan bahwa sebagai ortu saya sudah melandasinya dengan doa yang sangat intens lebih dari sekedar canda yang terucap, sebelum mengijinkan anak lanang mendaki gunung.

Yogyakarta, 17 September 2010
Yusuf Iskandar

Belum Pernah Mendaki Tapi Kepingin Ke Rinjani

14 Juli 2010

Tiba-tiba dihubungi seseorang dari negara manca yang minta info tentang pendakian ke gunung Rinjani. Dengan jujur kawan baru ini memberitahu bahwa dia dan temannya sama sekali belum pernah punya pengalaman mendaki gunung.

Nasehat yang bisa kuberikan: “Pertama, Waduh….! (ini juga bagian dari nasehat). Kedua, Anda harus benar-benar punya persiapan fisik dan mental ekstra, karena lintasannya akan membuat Anda frustrasi. Ketiga, gunakan jasa guide/porter“.

Yogyakarta, 11 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Menulis Dongeng Tambang

21 Juni 2010

Ketiduran usai “mirip” ibadah kebaktian fajar, terbangun oleh dering tilpun dari seberang samudera.
Intinya: “Mas, bisa bantu nulis tentang dongeng tambang tapi dengan gaya populer agar mudah dipahami orang awam?”.
Spontan jawabku: “Insya Allah, siap!”.

Untuk urusan dongeng-mendongeng, apalagi temanya sesuai dengan bidang yang pernah saya tekuni selama 19 semester, membuat adrenalinku melonjak seperti ketika mendaki gunung…

Yogyakarta, 15 Juni 2010
Yusuf Iskandar

Tampil Di Gong Show

31 Maret 2010

Malam ini menyaksikan anak lanang tampil di ‘Gong Show’ Trans TV bersama club Kingdom Freestyle Jogja. Pamit ke Jakarta lagi, ikut audisi Indonesia Mencari Bakat, juga di Trans TV. Seni gaya bebas dengan bola basket inilah yang selama 3 bulan terakhir ini ditekuni anak lanang hingga lupa dengan mendaki gunung. Rupanya ada “puncak” lain yang ingin digapainya. It’s OK. “Doaku selalu menyertaimu, Le…” (seperti tulisan di bak belakang truk pasir).

Yogyakarta, 29 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Tukang Pijit Langganan

14 Februari 2010

Akhirnya Datang Juga… Itu tukang pijit langganan, setelah “off” hampir 3 bulan. Ini bukan PS (pijit syaraf), PW (pijit woenak) atau PN (pijit neko-neko), melainkan ya pijit saja… wong awake kaku kabeh (badan kaku semua), butuh refreshing. Yang jadi masalah bukan pijitnya, tapi setelah dipijit itu lho…. Setelah badan segar kmbali, njuk pingin…… ngopi (Aaaaah! ngopi lagi, ngopi lagi…). Siap-siap menemani anak lanang mendaki gunung lagee

Yogyakarta, 13 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Semeru Atau Rinjani?

21 Desember 2009

Semalam glenik-glenik (ngobrol kecil) dengan anak lanang (Noval, 15 th): “Tahun Baru mau kemana?” (maksudnya mendaki gunung mana). Tinggal tunjuk saja, kecuali Carstensz sebab perlu persiapan sangat khusus, mumpung bapaknya anak lanang ini masih sehat ‘gilanya’…. Nominasinya Semeru (3676 mdpl) atau Rinjani (3726 mdpl)…. Kedengaran ambisius, tapi berharap akan menjadi pendakian terindah…. God willing…

Yogyakarta, 21 Desember 2009
Yusuf Iskandar

Anakku Ke Gunung Lawu

29 September 2009

Tanggal 25-27 September 2009, sehari sebelum hutan Lawu kebakaran, anakku (Noval, 15 th) bersama empat orang teman sekolahnya mendaki gunung Lawu di perbatasan Jateng-Jatim. Bagi Noval, ini pendakian kedua kali, setelah yang pertama pada Tahun Baru 2008 saya temani karena waktu itu adalah pertama kali Noval mendaki gunung. Sejak itu dia mejadi ketagihan naik gunung. Dan kali ini adalah pengalaman petualangannya yang ke-15 dalam 1,5 tahun terakhir. Gunung atau bukit lainnya yang sudah didaki antara lain : Merapi, Merbabu, Sindoro, Menoreh, Nglanggeran, dll, diantaranya sampai 2-3 kali. Penggalan catatan berikut ini saya posting di Facebook.

——-

Rencana mau silaturrahim ke luar kota batal, karena rupanya anak lanang sudah ngajak teman-temannya mau silaturrahim ke puncak Lawu. “Yo wis, ati2 le…”

(1) Tadi pagi ngantar anak lanang (Noval, 15th) yang memimpin 4 orang temannya ke terminal bis Giwangan, setelah (sebelumnhya) saya briefing dulu di rumah. Mereka naik bis menuju Cemorosewu, sebelum mendaki gunung Lawu. Ini pendakian kedua ke Lawu buat Noval. “Selamat jalan, le…. Jaga kekompakan tim…”.

(2) Sekitar jam 14:30 dia kirim SMS, katanya hampir sampai ke Pos 2. Berarti mereka langsung mendaki (wah… ini di luar rencana semula mau aklimatisasi dulu…). Lalu belum ada kabar lagi…. Mungkin nge-camp di jalan atau langsung ke Pos terakhir, Hargodalem.

Yogyakarta, 25 September 2009

***

(3) Kemarin sore anakku kirim SMS katanya sudah di basecamp, berarti sudah turun dari puncak. Lalu, tadi pagi berangkat pulang dari Cemorosewu. Dan, siang ini alhamdulillah tim pendaki sudah sampai rumah dalam situasi ramai-lancar….

Alhamdulillah juga, nasi se-magic jar… + rendang sewajan yang dibikin ibunya tadi pagi langsung boablasss… diserbu lima pendaki kelaparan. Untung enggak sewajan-wajannya……

Yogyakarta, 27 September 2009
Yusuf Iskandar

Anakku Mau Mendaki Sindoro

27 Juni 2009

Malam ini anakku minta ijin besok mau mendaki gunung Sindoro. Kali ini saya tidak gusar karena ada guru pembinanya yang menyertai. Sambil klecam-klecem lalu minta uang saku 200 ribu +++….. Ijinnya tak seberapa, uang sakunya ituuu…..

Tapi okelah, anggap saja pengganti janji saya mau ngajak ke gunung Rinjani tapi belum bisa saya penuhi karena kesibukan lain. Dasar ortu…, alasannya sibuk melulu, entah urusan apa, begitu pikir anakku……

(Ini adalah pendakiannya ke gunung Sindoro, 3153 mdpl, untuk yang kedua kalinya dan berombongan dengan teman-teman sekolah dan pembinanya. Pendakiannya yang pertama beberapa bulan yang lalu hanya berdua dengan pembinanya. Sebenarnya saya kepingin ikut mendaki juga, tapi ya itu tadi…., sebagai ortu ada kesibukan lain yang bersamaan waktunya).

Yogyakarta, 27 Juni 2009
Yusuf Iskandar

Anakku Mau Mendaki Merbabu

9 Juni 2009

Anakku yang lagi nunggu hasil UAN SMP minta ijin besok mau mendaki gunung Merbabu (ini untuk yang ketiga kalinya) bersama teman-temannya. Sementara saya tahu guru pembinanya yang semula akan mendampingi ternyata tidak bisa. Tapi anakku ngotot pokoknya tetap akan mendaki… Karena saya sedang repot ngurusin toko, maka lewat HP saya pesan : “Tunggu dulu, nanti malam kita diskusikan….”. Sebenarnya saya sedang mengulur waktu untuk berpikir keras agar ada jalan keluar terbaik… Njuk piye yo…?

(Noval, 15 tahun, berniat mengisi waktu liburannya dengan mengajak tiga orang temannya mendaki gunung Merbabu, 3142 mdpl, di Jawa Tengah. Semula akan mengajak guru sekolahnya, tapi belakangan sang guru berhalangan ikut, dan Noval tetap ngotot mau mendaki juga…)

Yogyakarta, 8 Juni 2009
Yusuf Iskandar