Posts Tagged ‘mahkamah agung’

Catatan Dari Pemilu Amerika 2000 : George Bush atau Al Gore? (20)

2 November 2008

New Orleans, 21 Nopember 2000  23:15 CST (22 Nopember 2000 – 12:15 WIB)

Ada breaking news. Baru saja malam ini Mahkamah Agung Florida membuat keputusan bahwa penghitungan ulang yang kini sedang berlangsung di tiga kabupaten bahkan di seluruh Florida dapat diterima dan disetujui untuk disahkan. Dan memerintahkan kepada Sekwilda Florida yang adalah ketua panitia pemilu harus memasukkan hasil penghitungan ulang tersebut ke dalam hasil akhir penghitungan suara Florida.

Tentu ini adalah kemenangan bagi Gore, karena ketiga kabupaten yang sedang menghitung ulang suaranya itu adalah basis pendukung Partai Demokrat. “Demokrasi yang jadi pemenangnya malam ini”, kata Gore. Tentu ini adalah kata-kata retorika atas rasa gembiranya bahwa tuntutan untuk menghitung ulang ternyata disetujui oleh mahkamah Agung. Sebaliknya, kubu Bush protes keras. “It’s unfair”, kata James Baker, juru bicara Bush. Kata-kata ini merujuk kepada keputusan Mahkamah Agung yang menurutnya telah merubah aturan main di saat pertandingan sedang berlangsung.

Mahkamah Agung Florida memberi batas waktu bagi penyelesaian penghitungan ulang kartu suara hingga hari Minggu jam 5 sore (Senin pagi WIB), jika kantor panitia pemilu Florida masih buka. Jika tidak, maka batas akhirnya adalah hari Senin pagi (Senin sore WIB). Dengan demikian, para tukang hitung suara ini pasti tidak jadi liburan Thanksgiving dan akhir pekan karena harus mengejar tenggat waktu penyelesaian penghitungan ulang.

Hasil sementara yang dilansir oleh Badan Pengawas Pemilu Florida, hasil penghitungan ulang suara hingga malam ini telah menunjukkan adanya penambahan angka bagi Gore sebanyak 278 suara. Masih cukup jauh untuk menutup 930 suara yang dimiliki Bush.

Yusuf Iskandar

Iklan

Catatan Dari Pemilu Amerika 2000 : George Bush atau Al Gore? (29)

2 November 2008

Golden, 7 Desember 2000 – 23:30 MST (8 Desember 2000 – 13:30 WIB)

(Akhirnya saya yakin bahwa catatan ini tidak akan dapat saya posting tepat waktu selama saya di Golden hingga akhir pekan nanti karena problem software yang tidak bisa saya atasi. Meskipun demikian, catatan perkembangan pemilu Amerika tetap saya lanjutkan. Entah kapan mengirimkannya).

Berita yang sempat saya catat malam ini adalah tentang selesainya saling menyampaikan argumen akhir di Mahkamah Agung Florida setelah Mahkamah Agung Amerika di Washington DC mengembalikan kasus ini ke Mahkamah Agung Florida di Tallahasse.

Malam ini agakanya cukup mendebarkan bagi kedua belah pihak. Pasalnya, apa yang akan diputuskan oleh Mahkamah Agung Florida hari Jum’at besok kemungkinan akan membuka peluang bagi Gore untuk menambah pengumpulan angka. Sudah barang tentu pihak Bush sudah mengantisipasi kemungkinan itu.

Yusuf Iskandar

Catatan Dari Pemilu Amerika 2000 : George Bush atau Al Gore? (31)

2 November 2008

Golden, 9 Desember 2000 – 23:00 MST (10 Desember 2000 – 12:00 WIB)

Pagi tadi panitia pemilu Florida sudah mulai menyeleksi kartu-kartu suara yang dinyatakan sebagai undervote, setelah prosedur pemeriksaan dan penghitungan ulang ditetapkan. Proses penyeleksian kartu-kartu suara tersebut ternyata cukup lama. Paling tidak memerlukan waktu delapan jam, sebelum mulai dilakukan pemeriksaan dan penghitungan ulang secara manual.

Kenapa demikian lama untuk melakukan seleksi kartu suara? Untuk menyeleksi kartu-kartu suara yang undervote ini mesti dilakukan proses ulang pemeriksaan dengan mesin atas seluruh kartu suara. Dari sana akan dihasilkan kartu-kartu yang ditolak (tidak terbaca) oleh mesin yang selanjutnya dinyatakan sebagai undervote. Begitulah ……., ternyata mesin komputer tidak “sepintar” yang kita duga.

Baru saja sekitar satu jam penghitungan ulang secara manual dimulai atas kartu-kartu undervote sore tadi, muncul keputusan dari Mahkamah Agung Amerika yang mengabulkan emergency petition dari Bush. Intinya, penghitungan ulang di Florida supaya disetop dulu, menunggu keputusan selanjutnya dari Mahkamah Agung Amerika. Lhadhalah…….

Saling adu argumen dari kedua belah pihak dijadwalkan akan dilakukan hari Senin nanti jam 11:00 pagi waktu Amerika Timur. Kembali, saat-saat mendebarkan melanda kedua belah pihak termasuk para pendukung fanatiknya yang kini mulai saling “berhawa panas” di luar gedung Mahkamah Agung.

Yusuf Iskandar