Posts Tagged ‘libur’

Stop Merokok Tanpa Syarat

27 Maret 2010

MOU (bukan fatwa) dengan diri sendiri tentang stop merokok disepakati bahwa satu-satunya syarat adalah TANPA SYARAT. Jadi, libur merokok berjalan, kegiatan lain juga tetap berjalan sebagaimana mestinya. Nyruput kopi hitam, silaturrahmi di cafe dengan para perokok, tanpa kompensasi dan substitusi (dengan permen, gethuk), dlsb. Tidak mentang-mentang sedang stop merokok lalu irama hidup berubah, minta dimanja, diberi privilege, dsb. No way, live must go on as usual.

Yogyakarta, 27 Maret 2010
Yusuf Iskandar

“Libur Ngudut” Hari Kesepuluh

26 Maret 2010

Memasuki hari ke-10 “libur ngudut”, enjoy aja…. Sejak awal memang saya sudah mensugesti diri bahwa “libur ngudut” ini bukan peristiwa yang luar biasa, sehingga juga tidak perlu dihadapi dan ditangani secara luar biasa, melainkan business as usual, biasa-biasa saja… Yang biasanya ngudut, kini tidak, gitu aja! Persis seperti saya minum es cendol,… sekali waktu ingin minum, ya minum saja, ketika ingin stop ya stop saja… “Gitu aja kok repot...”

Yogyakarta, 26 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Musim Libur Panjang Di Yogya

29 Desember 2008
Malam, padat, merayap, di depan stasiun Tugu, Yogyakarta

Malam, padat, merayap, di depan stasiun Tugu, Yogyakarta

Inilah hari-hari padat dan merayap di kota Yogyakarta (sering disingkat dengan Yogya, saja). Ya, musim libur panjang telah tiba, yaitu hari-hari libur dan hari-hari kejepit yang membentang antara tanggal 25 Desember 2008 (Hari Natal), 29 Desember 2008 (Tahun Baru 1430 Hijriyah) dan 1 Januari 2009 (Tahun Baru Masehi).

Bertumpuknya 3 (tiga) hari libur nasional ini memang jarang terjadi. “Berkumpulnya” Hari Natal, Tahun Baru Hijrah (1 Muharam atau 1 Suro) dan Tahun Baru Masehi (1 Januari) adalah tergolong kejadian langka. Peristiwa ini (menurut perhitungan) akan terulang 32 tahun lagi atau tahun 2040.

Ribuan pendatang sedang berkunjung dan berlibur ke Yogya. Nampaknya kota Yogya tetap menarik minat wisatawan domestik menjadi kota tujuan wisata. Jalan Malioboro, gudeg Jogja, keraton Ngayogyokarto Hadiningrat, Taman Sari,  adalah sebagian dari obyek-obyek yang sering menjadi impian para pendatang untuk sekali waktu ingin menyempatkan bisa mengunjunginya. Bukan saja dalam kota Yogya, di seputaran kawasan kota Yogya, masih ada candi Prambanan, Borobudur, Mendut, pantai Parangtritis, kawasan pegunungan Kaliurang, gunung Merapi, dsb. yang juga tetap menarik minat wisatawan, domestik maupun mancanegara.

Inilah hari-hari padat dan merayap di kota Yogyakarta. Petugas lalulintas kewalahan mengatur kepadatan kota yang pada hari-hari biasa saja sudah padat dan semrawut. Bagi penduduk Yogya, inilah hari-hari tidak menyenangkan untuk keluar rumah dan jalan-jalan ke kota. Namun bagi pedagang dan pebisnis sektor non-formal khususnya, pedagang makanan, penjual cendera mata, pewarung, pemilik resto, pengusaha ritel, tukang parkir, pengusaha angkutan, pengelola obyek wisata, copet (ugh…), dan lain-lain yang sejenis itu, maka inilah hari-hari penuh berkah dan panen raya. 

Selamat berlbur dan tetap berhati-hati menjaga keamanan dan keselamatan diri dan keluarga. Semoga menjadi liburan yang mengesankan.

Yogyakarta, 29 Desember 2008
Yusuf Iskandar

Malam, padat, merayap, di depan stasiun Tugu, Yogya