Posts Tagged ‘kultum’

Mendaki Gunung Sumbing

20 September 2010

Gagal ke Carstenz, tertunda ke Semeru, ngajak bapaknya ke gunung yang dekat-dekat tapi belum bisa, belum lama turun dari “pendakian Ramadhan”… Tiba-tiba malam ini anak lanang sibuk menghimpun teman-temannya, besok mau ke Gunung Sumbing. Ini pendakiannya yang kedua ke Gunung Sumbing.

Giliran ibunya yang malam dibuat sibuk disuruh menjahit jaket yang sobek. Bapaknya? Biasa…, menjalankan kewajiban normatif, “memberi kultum” tentang mendaki gunung…

( NB: Gunung Sumbing, tinggi 3.360 mdpl)

Yogyakarta, 14 September 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Mendarat Lebih Cepat

1 September 2010

Jadi “sopir tembak” lageee… Karena mau ada peringatan nuzulul-qur’an dan jamaah tidak sebanyak biasanya, maka malam ini tidak ada kultum, melainkan langsung tarawih. Eee…, lha kok ada “penumpang” wanita yang usul: “Naik garuda, pak..”. Aku langsung paham maksudnya.

Saat tarawih selesai lebih cepat dari biasanya, sambil melewati gerombolan “penumpang” wanita, sambil aku berkata: “Kali ini mendarat lebih cepat di tujuan…”.

(kultum: kuliah tujuh menit)

Yogyakarta, 30 Agustus 2010
Yusuf Iskandar

Menggapai Lailatul-qadar

29 Agustus 2010

Dalam kesempatan ngultum (memberi kultum), kusampaikan tip dan trik menggapai lailatul-qadar. Sangat mudah, yaitu: “jaring saja seperti ikan di kolam”. Tingkatkan mutu ibadah selama malam-malam paruh kedua Ramadhan, insya Allah ketangkap.

Masalahnya, kita ini suka diiming-iming jurus instan jadi kaya. Akhirnya malam qadar yang sudah pasti datang pun diotak-atik njlimet hitung-hitungan kapan datangnya. Sehingga mau untung jadi buntung karena kehilangan visi ikhlasnya…

Yogyakarta, 27 Agustus 2010
Yusuf Iskandar

Buka Bersama

27 Agustus 2010

Dua hari yll. bukber dengan teman-teman muda, menu full kolesterol… sate dan tongseng kambing. Hari ini bukber dengan teman-teman tua pengurus takmir masjid, menu full serat… karedok, bakwan (bala-bala) jagung, bakmi goreng…, kue talam ubi, martabak…, es buah.

Mumpung jadi imam tarwih dan ngisi kultum, terpaksa agak speeding, menimbang harus buru-buru ke belakang…, belakang rumah maksudnya…

(bukber : buka bersama; kultum : kuliah tujuh menit)

Yogyakarta, 22 Agustus 2010
Yusuf Iskandar

Menjadi “Sopir Tembak”

14 Agustus 2010

Usai tadarus malam ini lalu ML (melamun dan leyeh-leyeh) merenungi nasib seharian ini menjadi “sopir tembak”… Menjadi imam Subuh/kultum dadakan di mushola kampung; imam Maghrib di pesantren karena imam aslinya entah kemana; imam Isya’/tarawih/kultum di masjid satunya lagi karena petugas aslinya tidak hadir…

Berbeda dengan siangnya menjadi sopir ‘boss’ saya yang jadwalnya jelas plus dapat bonus yang nilainya khoirum-min (lebih baik dari) seribu sopiran…

Yogyakarta, 12 Agustus 2010
Yusuf Iskandar

Menabrak Orang Mabuk

14 Oktober 2009

Baru dua minggu anakku punya motor baru, sudah berhasil menabrak orang mabuk (yang lagi sempoyongan) menyeberang jalan tadi malam. Lampu pecah, motor rusak ringan, kening lecet… Cuma anakku heran, kok ortunya tidak marah.

Maka agar tidak terlalu mengecewakannya, habis jama’ah maghrib malam ini terpaksa diadakan kultum tentang ‘safety nunggang honda’ (cap apapun motornya, sebut saja honda).

Yogyakarta, 14 Oktober 2009
Yusuf Iskandar