Posts Tagged ‘jalan-jalan’

Maaf, Saya Ke Papua Tanpa Pamit

3 April 2009
Tembagapura, Papua (Foto : Widodo Margotomo)

Tembagapura, Papua (Foto : Widodo Margotomo)

Mohon maaf, blog ini saya tinggalkan selama tiga minggu karena pergi ke Papua tanpa pamit. Semula saya pikir saya akan mudah mengakses internet di sana. Tapi rupanya saya mengalami beberapa kendala non-teknis yang menyebabkan saya tidak bisa meng-update Catatan Perjalanan saya, praktis selama sebulan.

Tepatnya, dari tanggal 10-31 Maret 2009 saya jalan-jalan ke Papua, tepatnya ke kota Tembagapura dan Timika. Perjalanan ini terlaksana atas undangan teman-teman saya yang bekerja di PT Freeport Indonesia, sebuah perusahaan tambang tembaga dan emas. Ini mirip-mirip perjalanan nosalgia, karena saya pernah bekerja di sana selama periode tahun 1995 hingga 2004.

Selama berada di Tembagapura dan sekitarnya yang lokasinya berada naik-turun di ketinggian antara 2000 – 2400 m di atas permukaan laut, saya mengalami keterbatasan mengakses internet. Fasilitas internet milik perusahaan sangat terbatas. Sementara fasilitas internet yang selama ini saya gunakan, yaitu IM2 dan Smart ternyata tidak dapat saya gunakan karena rupanya hanya sinyal Telkomsel saja yang “berani” naik gunung. Walhasil, saya hanya bisa membuat catatan-catatan kecil yang Insya Allah akan saya posting menyusul.

Itu alasan pertama. Alasan keduanya, meskipun saya ke sana dalam rangka jalan-jalan, tapi acara jalan-jalan itu terlaksana akibat dari sebuah komitmen. Maka saya berkewajiban menjaga amanat penderitaan komitmen. Sekali sebuah komitmen dibuat, maka semestinya siap dengan segala konsekuensi yang terjadi, termasuk kesibukan yang seringkali baru selesai hingga malam. Komitmen yang terbingkai dalam acara jalan-jalan dibayarin.

Masih ada alasan ketiga, yaitu bahwa selama di sana saya sering diundang oleh teman-teman lama saya untuk sekedar diajak berbagi tentang pengalaman saya bagaimana mengisi waktu setelah tidak lagi menjadi pegawai alias pensiun alias pengangguran. Teman-teman saya ingin tahu bagaimana saya memulai dan merintis bisnis atau berwirausaha. Tentu saja acara ini hanya bisa dilakukan saat malam hari di sisa waktu yang ada.

Demikian, kini saya kembali ingin melanjutkan catatan-catatan dan dongengan apa saja untuk sekedar berbagi unek-unek, pengalaman, info, curhat, termasuk cerita-cerita yang tidak seberapa bermutu, sekedar sebagai bacaan yang (mudah-mudahan) menghibur kepada siapa saja yang menyukainya. Salam….    

Yogyakarta, 3 April 2009
Yusuf Iskandar

Iklan

Selamat Idul Fitri 1429H

2 Oktober 2008

Menghaturkan :

“Selamat Idul Fitri 1429H — Mohon Maaf Lahir Batin”

Istirahat sejenak
introspeksi diri
sempurnaan ibadah
setelah itu melanjutkan perjalanan menjelajah pelosok bumi
mencari inspirasi
mengagungkan asma-Nya
mensyukuri nikmat-Nya

kemudian
jalan-jalan lagi
makan-makan lagi

semoga kita semua adalah hambanya yang pandai bersyukur
dan mampu belajar atas ayat-ayat-Nya.

Yogyakarta, 1 Oktober 2008 (1 Syawal 1429H)
Yusuf Iskandar