Posts Tagged ‘gerimis’

Momen Kritis Di Subuh Gerimis

6 Maret 2011

Subuh gerimis, hawa sejuk, sedang libur Minggu, sayup-sayup panggilan adzan… Inilah momen kritis ketika satu sesi kehidupan harus membuat pilihan yang beraaat nian antara menarik selimut atau mengambil air wudhu (syukur-syukur lalu ke masjid)…

Kubayangkan sedang mimpi dikejar anjing lalu jongkok sambil berdoa untuk si anjing: summum bukmun ‘umyun (mereka tuli, bisu dan buta), maka tidaklah mereka akan kembali.., ke jalan yang benar. (QS 2:18)

Yogyakarta, 27 Pebruari 2011
Yusuf Iskanda

Gerimis Subuh

7 April 2010

Gerimis subuh
nyanyian geluduk jauh di angkasa
daun-daun basah
mengganti titik embun yang entah kemana perginya pagi ini

Sebagian penghuni bumi menarik selimutnya
tinggi-tinggi
rapat-rapat
seolah tak mau terusik
padahal pagi basah sudah lama tak mereka jumpai

Imam subuh itu absen pagi ini
harus ada yang mengganti
lengkap dengan qunut seperti selama ini
meski tidak biasa bagi si penggganti
seperti tak biasanya gerimis subuh menghapus jejak langkah para jamaah
seperti tak biasanya burung-burung kecil bercericit oleh sayapnya yang basah

Gerimis subuh
makin deras
gemericik air terdengar bak harmonisasi musik pagi
mengantarkan sepenggal-dua tilawah ayat suci

Hening
damai
menyejukkan hati yang gundah
menentramkan jiwa yang gelisah
sebab tak yakin apakah esok masih ada kesempatan dimiliki
menjumpai gerimis subuh seperti pagi ini

Yogyakarta, 7 April 2010
Yusuf Iskandar

Sayur Lodeh

19 Februari 2010

Sudah tahu cuaca mendung mengandung gerimis, sedang gerimis mengundang hujan. ‘Boss’ saya ini kok ya nekat cuma masak sayur lodeh, tempe goreng dan nasi dari beras organik untuk makan siang. Semua tersaji hangat. Ya jelas saja makanku nambah

Yogyakarta, 19 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar