Posts Tagged ‘dhuha’

Rejeki Di Dalam Bumi

22 Oktober 2010

Memanfaatkan waktu sempit untuk sholat dhuha dan safar di mushola bandara Adisutjipto, sebelum boarding menuju Jakarta. Terselip doa: “Ya Allah, jika rejeki itu masih ada di dalam bumi maka keluarkanlah (inka-na rizki fil-ardhi fa-akhrijhu). Semudah Engkau mengeluarkan 33 penambang yang telah Kau inapkan mereka di perut bumi selama 68 hari…

(Nyuwun sewu Gusti, saya ke Jakarta mau rembukan tentang bahan tambang yang masih ada di dalam bumi)

Yogyakarta, 14 Oktober 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Kehilangan Orientasi

16 Juni 2010

Sudah puluhan kali kudatangi, puluhan kali pula kusholati. Di mushola bandara Adisutjipto pagi ini aku benar-benar kehilangan orientasi. Mushola sudah dibersihkan, sajadah sudah digulung, tidak ada petunjuk kiblat, tidak bawa kompas, mau sholat safar wal-dhuha bingung menghadapnya kemana. Akhirnya tanya orang: “Arah barat mana ya?” (Ini Jogja lho mas, tempat KTP-ku diterbitkan… Uuugh…!)

Yogyakarta, 15 Juni 2010
Yusuf Iskandar

Kopi Shang Hai

7 April 2010

Jogja hujan sejak fajar hingga menjelang siang, sejak subuh hingga penghujung dhuha. Air tertumpah dari langit mengiringi sepenggal doa dhuha, semoga rejeki yang masih di langit sedang dihamburkan ke muka bumi (fis-sama’i fa-anzilhu). Dan, kusambut rejeki itu dengan secangkir kopi Shang Hai (haaaa… varian baru dari Cianjur, selain stok yang masih ada di almari, kopi dari Papua, Bandung, Jambi, Medan dan Aceh. Entah kapan habisnya!)

Yogyakarta, 7 April 2010
Yusuf Iskandar

Mampir Warung Gorengan Bu Kardi

26 Desember 2009

Persiapan Hari ke-6 (H-5) : Masih seperti hari-hari kemarin, from Tahajud to Dhuha, tapi tanpa ‘Serangan Oemoem 1 Maret’ (perang suku di Papua saja tidak tiap hari). Rute bersepeda diubah lewat Pasar Tela, terus ke Kota Gede mampir warung gorengan… 2 gelas teh panas + cemplon, balok, telo, bakwan, tempe, marlboro + ngobrol ngalor-ngidul……. Olah raganya? Lha makan itu kan raga juga yang diolah…..

(Warung gorengan Bu Kardi, Kotagede, Jogja)

Yogyakarta, 26 Desember 2009
Yusuf Iskandar