Posts Tagged ‘bali’

Setelah Tetes Terakhir

25 Juni 2010

Tetes terakhir kopi Amungme dari Papua sudah berlalu. Pagi ini disusul dengan kopi Kupu-kupu Bola Dunia dari Bali. Kuat pahitnya, mantap kentalnya, halus bubuknya, terasa kafeinnya, dan… sensasi “theng”-nya itu terasa sekali. Perlu tambahan gula bagi yang tidak suka ‘kopi rasa jamu’…

Terima kasih untuk sahabat yang telah mengirim oleh-oleh kopi. Di atas secangkir kopi itu kulihat wajahmu… (Maka bagi yang ingin wajahnya juga kulihat, kirimlah kopi…)

Yogyakarta, 21 Juni 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Ingat Jalan Pulang

28 April 2010

Sejak pulang dari piknik ke Bali, anak lanang langsung sibuk dengan free-style. Belum sempat berbagi cerita, sudah beredar susah dipegang ekornya… Ibunya hanya geleng-geleng kepala, sedang bapaknya mengangguk-angguk.

Ketika seharian nggak pulang-pulang, ibunya bilang: “Mbok anaknya di-SMS”.
Maka kukirim SMS: “Masih ingat jalan pulang to?”.
Anak lanang (dengan lugunya) menjawab: “Masih……”.
Gantian saya yang bingung mau membalas apa lagi. Akhirnya kutulis: “Skb..”

(skb = syukurlah kalau begitu).

Yogyakarta, 27 April 2010
Yusuf Iskandar

Uang Saku Lebih

21 April 2010

Anak lanang pamit piknik bersama sekolahnya ke Bali. SOP-nya setelah pamit adalah minta uang saku. Alhamdulillah, lembaran uang warna merah sejumlah pas-pasan masih mampu diberikan. Menjelang berangkat, terbersit keinginan untuk memberi lebih (namanya juga ortu sayang anak). Anak lanang lalu kupanggil dan kuberikan sekedar uang lebih.

Ketika dilihat jumlahnya Rp 3.000,- dia tersenyum. Kukatakan: “Yang penting uang sakumu sekarang lebih, tidak pas lagi…”

Yogyakarta, 19 April 2010
Yusuf Iskandar

Persiapan Terakhir

29 Desember 2009

Malam ini persiapan terakhir sebelum besok pagi terbang ke Mataram : packing dan kerokan (jannn.. ndeso tenan). Seorang teman dari Jakarta sudah tiba di Mataram, seorang lagi masih dalam perjalanan menuju Bali, seorang lagi dari Tasik nyusul besok malam. Siap-siap ‘jam session’ menyongsong matahari baru 2010 di puncak Rinjani. Insya Allah, semoga Tuhan memberkati…

Yogyakarta, 28 Desember 2009
Yusuf Iskandar