Archive for the ‘> Seputar JAWA BARAT’ Category

Uang Kembalian

10 Februari 2010

Masuk toko ritel jaringan sebuah waralaba membeli rokok. Ketika saya bayar dengan selembar uang 50 ribuan, mbak kasirnya yang cantik berkata : “Kembaliannya tidak ada, pak”. Wooo.. buru-buru rokok saya letakkan dan saya minta kembali uangku sambil berkata : “Ya sudah enggak jadi mbak”, daripada keburu uang kembalian sebesar Rp 39.500,- diganti permen semua… (Aku nggrundel: “ora mutu”).

Bandung, 7 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Di Kereta Argo Wilis Bandung – Jogja

10 Februari 2010

Di kereta Argo Wilis, di tengah perjalanan antara Bandung dan Jogja, seorang bapak membaca sebuah buku kecil bertulisan Arab. Lama dan cukup keras hingga terdengar dari jarak 3 meter. Hatiku berkata: “Orang ini pasti enggak punya kerjaan…”.

Tapi kemudian saya berpikir : Bukankah lebih baik membaca sesuatu yang tidak tahu artinya tapi hatinya meyakini kebenaran tersiratnya, daripada bebas buta aksara tapi hatinya tak mampu membaca apa-apa?

Antara Bandung – Jogja (Di Kereta Argo Wilis), 7 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Di Stasiun Hall Bandung

10 Februari 2010

Mendung tipis di atas stasiun Hall, Bandung, membawa salam dan doa indah mengantar keberangkatanku kembali ke Jogja, sebab di sana ‘boss’ saya sudah menunggu minta segera menangani komputer tokonya yang lagi macet… Puji Tuhan, betapa indahnya ada yang menunggu kepulanganku (untuk alasan apapun), sedang di luar sana banyak orang yang kepulangannya tidak pernah ada yang menunggunya…

Bandung, 7 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Mbelah Duren Cirawa

10 Februari 2010

Jauh-jauh pergi ke Citatah dan Padalarang mau cari pasir. Lha kok ketemunya durian desa yang cantik-cantik tapi pasti tidak ada yang mulus, di desa Cirawa. Yo wis, mbelah duren saja (sumprit, ini durian beneran…). Lalu 30 butir durian pun tak borong….

Bandung, 6 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

“Waiting For…”

10 Februari 2010

Kemarin seharian (menempuh perjalanan) Bandung – Jakarta – Bandung untuk urusan ketemu orang (ya masak ketemu kucing…). Ketemu orangnya sih sebentar saja, tapi ketemu macetnya itu lho yang mengagumkan…

Today, another business is waiting for…, still here in Bandung coret. Cuma sering-seringnya kok waitiiiiiiing terus…, seperti pepatah Jawa : waiting tresno jalaran seko kulino‘. …Akhirnya ya waitiiiiing terus itu tadi…

Bandung, 6 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Beli Korek Api Dapat Bensin

10 Februari 2010

Maksudku mau beli korek api di Indomaret, di Cimahi. Kata pelayannya: “Tidak ada”. Ketika ditunjukkan korek api gas, dijawab: “Oo.., bensin”. Lho, beli korek api kok malah diberi bensin, memangnya aku orang frustrasi yang gagal menggusur pedagang pasar lalu mau mbakar pasarnya…?

Bandung, 5 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Doa Pagi

10 Februari 2010

Doa pagi ini: “Ya Allah, semoga teman-temanku yang sedang merintis bisnis mulai dari Bandung kelak akan membuahkan hasil yang berkah” (kata hati kecilku : ‘terpaksa’ berdoa wong modalmu katut…).

Bandung, 4 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Baros Valley Di Cimahi

10 Februari 2010

Barossa Valley di Adelaide adalah kawasan perkebunan anggur. Tapi Baros Valley di Cimahi adalah dimana bisnis pulsa ‘Warung Barokah’ menebar barokahnya. Apresiasi untuk Kang Eddy dan kerja kreatifnya…

(Eddy Aji Poerwanto adalah pemilik usaha bisnis pulsa “Warung Barokah” dan lain-lain, tinggal di Cimahi)

Bandung, 3 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Bandung, I’m Coming…

10 Februari 2010

“Robbi anjilni munjalan mubarrokan wa anta khoiru munjilin…”. Pagi ini aku seperti merasa asing tiba di kota ini. Padahal 20 tahun yll. jalan-jalan kota ini sangat kuhafal hingga celah-celahnya. Bandung, I’m coming…

(Kata yang ngajari saya, itu doa ketika tiba di suatu tempat. Artinya: ‘Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau sebaik-baik pemberi tempat’. Mungkin maksudnya agar tidak ditempatkan di tempatnya setan, kecuali kalau memang inginnya begitu…)

(Kedatangan saya ke Bandung kali ini sebenarnya dalam rangka menghadiri agenda Kolokium Hasil Kegiatan Badan Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral, 3-4 Pebruari 2010)

Bandung, 3 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Jalan Dan Jembatan

29 Januari 2010

Sorga akan dihuni oleh mereka yang membuat jalan dan membangun jembatan, kata seorang nenek Betawi di Depok dengan lugunya. Dan itu yang telah dilakukan temanku. Ada banyak jalan dan ‘jalan’ serta jembatan dan ‘jembatan’ yang menghubungkan dua peradaban, meski setelah melewatinya mereka tidak pernah kembali…

Yogyakarta, 29 Januari 2010
Yusuf Iskandar

Di Tepian Sungai Pesanggrahan

28 Januari 2010

Di tepian sungai Pesanggrahan, di sudut pelosok Depok, melewatkan sepenggal malam dan sepotong pagi, bersama seorang seniman lukis, bicara tentang ‘saat usia kita limapuluh tahun’. Ini cerita tentang “apa yang…”, dan bukan tentang “mengapa…”.

(Di Sanggar, studio dan rumah milik pelukis Hanafi di Depok, Jabar)

Depok, 27 Januari 2010
Yusuf Iskandar

Panen Cabai Di Pondok Bukit Sakinah

6 Januari 2009

cimg0531_permaisuri

Masih ingat Pondok Bukit Sakinah milik teman saya (mas Hari Prasetyo)? Kawasan ladang dengan fasilitas peristirahatan sederhana yang berlokasi di kaki gunung Salak, Sukabumi itu rupanya sudah pernah mengalami panen cabai. Sang istri tercinta (bu Hari) tidak mau kalah turun ke ladang dan memimpin operasi panen cabai.

Kontak mas Hari Prasetyo : HP. 08129581836.

cimg0532_putri

cimg0545_permaisuri3

Pondok Bukit Sakinah Di Sukabumi

25 Desember 2008
Mas Hari Prasetyo Dan Moge-nya

Mas Hari Prasetyo Dan Moge-nya

Rupanya kawasan peristirahatan milik teman kita mas Hari Prasetyo itu sudah ada judulnya, yaitu Pondok Bukit Sakinah. Lokasinya dapat dicapai dari rute Bogor – Sukabumi, lalu sampai Lido belok menuju jalan arah PTP VIII atau Chevron Geothermal sejauh kira-kira 16 km.

Mas Hari yang punya hobi nunggang moge (motor gede, segede postur orangnya) memberitahu saya bahwa kini lahannya sudah dilengkapi juga dengan kolam renang kecil untuk anak-anak dengan memanfaatkan air sungai pegunungan yang jernih dan dingin. Juga penghuninya sudah bertambah dengan beberapa puluh ekor bebek. Lebih hebat lagi, mas Hari juga menghimpun anak-anak yatim di seputar kawasan kebun teh yang ada di sana. Beberapa teman rupanya sudah terdaftar sebagai penyantunnya (ada yang berniat bergabung?).

Mas Hari sangat senang kalau pondoknya itu dapat dimanfaatkan oleh teman-teman sekolahnya untuk sekedar refreshing bersama keluarga, syukur-syukur ada semacam kelompok pengajian yang hendak ber-muhasabah di sana, atau anak-anak sekolah yang berkegiatan tadabbur alam.

Lebih detilnya sebaiknya langsung menghubungi beliau, di 08129581836, atau via email : Hari.Prasetyo@vico.co.id. Termasuk kalau ada teman-teman yang kepingin anjangsana ke pondoknya. Saya sendiri sedang berangan-angan ingin mengunjunginya, sebab mas Hari sudah ngiming-imingi mau menyediakan lalapan petai + sambal buatannya. Glek…glek…

Saya yakin bukan hanya mas Hari Prasetyo yang mempunyai klangenan semacam ini. Mbok yao….. berkenan berbagi pengalaman, lebih-lebih kalau malahan sudah lebih maju sebagai kegiatan wirausaha. Saya yakin akan dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman lainnya.

Yogyakarta, 25 Desember 2008
Yusuf Iskandar

100_1922_r100_2050_r100_1134_r

Sebuah Kawasan Indah Di Kaki Gunung Salak

24 Desember 2008

100_1234_r

Teman saya (mas Hari Prasetyo, tukang minyak alumni UPN ‘Veteran” Yogyakarta) yang memiliki mobil klangenan Mercy Tiger 240D yang dulu pernah mau dijualnya, ternyata memiliki sebidang kawasan indah di kaki gunung Salak, dekat perkebunan teh, berhawa sejuk di dataran tinggi, di Sukabumi, Jawa Barat. Kini kawasan tersebut dikelola sebagai tujuan liburan keluarganya sendiri. Ada bangunan tempat tinggal sederhana, mushola, saung (gubuk), dan selebihnya sedang diolah menjadi areal perladangan kecil-kecilan tapi cukup luas.

Melihat pada foto-foto yang dikirimkan ke saya (saya sendiri belum pernah berkunjung), nampaknya cukup ideal sebagai tempat peristirahatan untuk sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kebisingan hidup di perkotaan. Atau, memanfaatkan waktu libur bersama keluarga agar anak-anak bisa bermain menyatu dengan alam, di kebun, di sawah, di sungai, di kolam, di kesejukan hawa pegunungan. Atau, menyepi bersama komunitas kecil untuk berbincang-bincang, berdiskusi, ber-muhasabah, mengkaji topik-topik yang lebih membumi dan melangit.

Beberapa waktu yang lalu Mas Hari bercerita bahwa beliau berencana untuk membuka lokasi itu bagi teman-teman yang ingin memanfaatkannya. Naga-naganya, mas Hari sedang berencana merintis hari tuanya dengan mengembangkan lokasi yang dimilikinya sebagai cikal bakal berwirausaha. Kalaupun ternyata tidak, maka cukuplah sebagai lokasi klangenan yang bermanfaat bagi keluarga, teman-teman dan masyarakat sekitarnya.

Jadi, kalau ada teman-teman yang tertarik dan berminat berkunjung ke lokasi itu dan ingin tahu lebih lengkapnya, dipersilakan untuk langsung saja menghubungi Mas Hari di pesawat HP-nya : 08129581836, atau via email : Hari.Prasetyo@vico.co.id.

Monggo….

Yogyakarta, 24 Desember 2008
Yusuf Iskandar

100_0158_r1100_0264_r100_0273_r100_0336_r100_0395_r100_0665_r100_1128_r100_1205_r100_1218_r100_1223_r