Archive for the ‘> Sawah Pun Hilang Sawah Pun Kekurangan Air’ Category

Sawah Pun Hilang, Sawah Pun Kekurangan Air

3 Maret 2011

Pada tanggal 16 Pebruari 2011 saya sempat numpang lewat ke desa Gondosuli, kecamatan Muntilan, Magelang. Tulisan ini adalah kutipan dari cerita status (cersta) saya di Facebook. Semoga menjadi inspirasi…

***

Sungai Pabelan di wilayah desa Gondosuli, kecamatan Muntilan, yang semula lebarnya hanya sekitar 10-15 meter, kini menjadi puluhan meter akibat aliran lahar dingin yang memakan areal persawahan di sepanjang bantaran sungai.

(1)

Sungai Putih telah menghancurkan desa Jumoyo dan Sirahan di wilayah kecamatan Salam dengan banjir lahar dingin yang membawa pasir dan batu.

Di sebelah utaranya, rupanya sungai Pabelan juga tidak mau kalah merusak dusun Sudimoro, desa Adikarto, kecamatan Muntilan, juga kawasan persawahan di sepanjang bantaran sungai… Di desa Gondosuli, kecamatan Muntilan, puluhan hektar sawah yang membentang di sepanjang tepi sungai Pabelan kini musnah.

(2)

Desa Gondosuli kini juga kesulitan air. Tong-tong plastik biru bantuan PMI tampak banyak tergeletak di depan rumah warga. Hampir setiap hari tong-tong plastik itu diisi air oleh mobil pensuplai air. Tentu saja hanya cukup untuk kebutuhan pokok harian. Sedang untuk sawah-ladang tetap harus bergantung kepada kemurahan alam yang membagikan hujan. Di satu sisi sawah-ladang kering, di sisi lain sawah di dekat sungai telah lenyap diterjang banjir lahar. ‎

(3)

Banyak kawasan korban bencana yang hingga kini masih mengalami masalah kesulitan air bersih. Memasuki musim kemarau, pertanian mereka makin terpuruk karena hujan berkurang.

Kebutuhan air bersih harian terus bergantung kepada mobil pemasok air (yang dikelola pemerintah maupun LSM), yang pasti kemampuannya tidak tak terbatas. Memperbaiki infrastruktur air bersih maupun irigasi? Nah, ini yang saya dan lebih-lebih masyarakat hanya bisa berdoa…

Yogyakarta, 19 Pebruari 2011
Yusuf Iskandar

Iklan