Tentang Sekolahnya Anak Lanang

(1)

Kenapa harus mengurusi sekolahnya anak lanang? Karena sudah waktunya daftar ulang dan masuk sekolah, tapi si anak ‘cuek’ saja pergi ke Pekan Raya Jakarta tampil di acara ‘free style’ (keterampilan bola dalam olahraga bola basket), dan nggak pulang-pulang. ‘Shooting’ iklan, katanya. Huuuhhh… Membuat ibunya ‘piya-piye’…

“Bocah iki niat sekolah opo ora to? (Anak ini niat mau sekolah apa tidak sih?)”. Sangat ibuwi…

(2)

Masih tentang sekolahnya anak lanang. Tahun lalu memilih jurusan IPS ketimbang IPA. Tapi kalau ditanya nanti mau kuliah ke jurusan apa, jawabnya Tambang atau Geologi.

“Ya nggak bisa..!”, kata ibunya. “Kenapa dulu tidak masuk IPA?”, kata ibunya lagi.

Anak lanang keukeuh saja. “Bapak kan orang tambang. Ya pokoknya bapak harus bantu supaya bisa masuk Tambang atau Geologi”.

Gubrax…! Bapaknya mau pingsan…

(3)

Anak lanang masih bertahan dengan argumentasinya tentang hubungan antara jurusan IPA dengan jurusan Tambang/Geologi.

“Tambang atau Geologi itu nanti yang penting prakteknya”, kilah anak lanang kepada ibunya yang mulai tak berkutik. “Kalau bapak mau mengajari saya tentang tambang, saya bisa lebih baik dari mereka yang kuliah di tambang.”, lanjut anak lanang.

Gubrax lagi..! Lengkap sudah, bapak dan ibunya mau sama-sama pingsan…

Yogyakarta, 13 Juli 2011
Yusuf Iskandar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: