Sepenggal Doa Di Kala Gerhana

Bulan purnama menjelang 14 Rajab menggantung di angkasa Jogja, sesekali tertutup awan hitam, tapi langit cerah, angin berhembus sejuk. Jika sempat, keluar rumahlah sejenak lalu pandanglah. Ada mbah Semar sedang duduk tahiyyat akhir di sana.., menanti tabir bumi menghalangi saat dini hari nanti, pertanda gerhana.

Bisikkan sepenggal doa dengan sepenuh khusyuk: “Tuhan, pertemukan kami dengan Ramadhan”, tak sampai dua purnama kan datang…

Yogyakarta, 15 Juni 2011
Yusuf Iskandar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: