Gas Beracun Dieng

Gas beracun (CO atau CO2) di Dieng, menyebar pada ketinggian 30-50 cm di atas permukaan tanah. Makanya pada tahun 1979, ketika warga sekitar kawah Sinila bertumbangan, ayam-ayam mereka tetap santai jalan-jalan cari makan.

Anak lanang berkomentar: “Berarti kita aman kalau tiarap?”. “Benar”, jawabku.
Hanya masalahnya, gas ini tidak mengeluarkan bunyi tembakan seperti saat perang, sehingga tidak tahu kapan serangan dimulai dan kapan berakhir…

Yogyakarta, 2 Juni 2011
Yusuf Iskandar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: