Kisah Nazaruddin

Nazaruddin datang ke Jakarta. Nazaruddin jadi bendahara. Nazaruddin jadi pengusaha. Nazaruddin berinvestasi politik. Nazaruddin “katanya, katanya”. Nazaruddin kena pehaka. Nazaruddin bernyanyi.
Nazaruddin ke Singapura, membaca berita tentang Indonesia, sambil bersiul trilili… lili… lili… lili…

Yogyakarta, 26 Mei 2011
Yusuf Iskandar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: