“Witing Tresno”

Dalam perjalanan nyopir di Jl. Wonosari, Jogja, sebuah truk pengangkut material yang kondisinya sudah layak dipensiunkan tiba-tiba menyalip ke depanku. Di bak belakang truk itu tertulis pepatah Jawa, tapi kok sudah diganti: “Witing tresno jalaran soko mbledehing klambi… (tumbuhnya cinta karena sedikit terbukanya kancing baju)”.

Kesalahan ini pasti ada pada truknya yang seharusnya sudah afkir itu…

Yogyakarta, 24 Mei 2011
Yusuf Iskandar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: