Kolam Ikan Klangenan

(1)

Ikan-ikan di kolam belakang toko di Madurejo itu berkecipak berebut pakan pelet. Sebuah kolam ukuran +/- 80 m2 diisi ikan nila, lele dan gurami.

Ini memang bukan cara ternak ikan yang benar untuk tujuan budidaya. Tapi karena ini kolam klangenan (untuk kesenangan), maka jangan persoalkan tentang caranya atau hasil ikannya. Melainkan: “Apa yang kau cari boss?”. Jawabnya: “Memandangi ikan-ikan itu membuat perasaan adem, nyaman dan damai”.

(2)

Kolam 5 m2 di belakang rumah itu tadinya diisi nila hitam. Ya, untuk klangenan saja. Tiba-tiba ibunya anak-anak ingin mengganti nila dengan ikan komet dan koi yang warnanya lebih menarik. Nila pun harus digusur.

Seekor yang paling besar lalu ditangkap untuk digoreng dan dimakan sendiri. Dibawa ke dapur masih loncat-loncat. Lalu, waaa…nggak tegaaa… Akhirnya dilepas lagi ke kolam. Saban hari ketemu, diberi makan, begitu akrab, tahu-tahu mau digoreng dan dimakan… Uugh!

Yogyakarta, 10 Mei 2011
Yusuf Iskandar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: