Celana Kolor Saerah

(1)

Di lorong pintu utama pasar Legi Kotagede, Jogja, ada penjual celana. Coraknya kotak-kotak warna gelap. Penjualnya teriak-teriak: “Saerah, saerah…”. Rupanya singkatan dari sae tur murah (bagus lagi murah).

Ini celana model 3/4, seperti bis kota. Bukan pendek, bukan panjang. Harga? Rp 5000,- (harree gene..). Rupanya terbuat dari sambungan sisa-sisa kain perca satu pola-warna (gelap). Sambung-menyambung menjadi satu, itulah celana saerah…

(2)

Ketika saya bilang membeli celana kolor, ya celana saerah inilah. Made in Solo. Lumayan untuk di rumah. Walau dari sisa kain perca, tapi kain yang bagus.

Si penjual berpesan: “Kalau sudah kotor jangan dicuci pak”.
Kutanya lugu: “Kenapa?” (sambil mengernyit mungkin ada keunggulan dari bahannya).
Jawab penjualnya enteng: “Dibuang saja, nanti beli lagi kesini. Anggap saja bapak beli semangkuk mie ayam, kalau habis ya sudah…”. Wooo, dassarrr..!

(3)

Celana saerah alias sae tur murah (bagus lagi murah), di pasar Kotagede, Jogja. Warna dan coraknya menarik, harganya myurah @Rp 5.000,-/potong. Menilik bahannya, untuk dipakai di rumah bisa bertahan 2-3 tahun.

Jika minat, silakan datang sendiri ke pasar Legi Kotagede atau pasar Klewer Solo… (Jangan hubungi saya, nanti saya hargai Rp 25.000/potong, yang Rp 20.000 untuk ongkos nulis di Facebook…).

Yogyakarta, 22 Maret 2011
Yusuf Iskandar

2 Tanggapan to “Celana Kolor Saerah”

  1. gogo Says:

    murah meriah, gampang rusak.. salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: