Mengupas Jeruk Bali

Sudah lama tidak ngobrol dengan penjual buah itu. Tadi malam kusempatkan menyambangi. Pasokan jeruk bali (tapi dari Madiun) baru datang bergelundung-gelundung. Kuberikan uang Rp 10.000,- untuk segelundung jeruk bali dan minta tolong dikupaskan agar mudah makannya.

Haha.., rupanya si bapak kagok, tidak bisa ngupas. Kupasannya amburadul. Terpaksa di rumah kupotong seperti mengiris tomat dan kukupas lagi kulitnya. Rupanya ada keterampilan tersendiri yang tak kumiliki..

Yogyakarta, 10 Maret 2011
Yusuf Iskandar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: