Momen Kritis Di Subuh Gerimis

Subuh gerimis, hawa sejuk, sedang libur Minggu, sayup-sayup panggilan adzan… Inilah momen kritis ketika satu sesi kehidupan harus membuat pilihan yang beraaat nian antara menarik selimut atau mengambil air wudhu (syukur-syukur lalu ke masjid)…

Kubayangkan sedang mimpi dikejar anjing lalu jongkok sambil berdoa untuk si anjing: summum bukmun ‘umyun (mereka tuli, bisu dan buta), maka tidaklah mereka akan kembali.., ke jalan yang benar. (QS 2:18)

Yogyakarta, 27 Pebruari 2011
Yusuf Iskanda

Iklan

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: