Berkunjung Ke Desa Binai Di Kabupaten Bulungan (1)

(1). Dalam Dhuhaku Kubermohon

Dalam dhuhaku pagi ini di bandara Adisutjipto, kutambahkan permohonanku agar Mbah Merapi baik-baik saja, dan agar mengganti hujan abu dengan hujan beras bagi mereka yang sedang tak berdaya di lereng-lerengnya…

Kutinggalkan sebagian dari mereka sejenak… Perjalanan Jogja – Balikpapan – Tarakan – Tanjungselor, insya Allah segera kujalani…

(Yogyakarta, 1 Desember 2010)

——-

 

(2). Terlambat Take Off Di Adisutjipto

Pesawat pagi dari Adisutjipto Jogja terlambat take off, biasa… karena bersamaan dengan kesibukan siswa AAU yang sedang berlatih. Transit di Sepinggan Balikpapan numpang lewat sebentar saja, nggak sempat duduk (apalagi tiduran), langsung terbang lagi. Lewat tengah hari akhirnya Lion JT 670 mendarat mak jedug…!, di bandara Juwata Tarakan. Perjalanan masih dilanjutkan naik speed boat menyeberang pulau ke Tanjungselor, kabupaten Bulungan (Kaltim).

(Balikpapan, 1 Desember 2010)

——-

(3). Ikan Putih Bakar di RM “Turi” Tarakan

Mulanya mau makan siang di RM Kepiting Kenari, tapi sayang siang tadi sudah habis. Lalu pindah ke RM Ikan Bakar “Turi”, Jl. Yos Sudarso, Tarakan, Kaltim. Menu pilihannya ikan putih (trekulu) bakar dan udang goreng, dilengkapi sayur asam, lalapan dengan aneka macam-macam sambal. Hanya saja sayur lalapannya semua matang, kecuali mentimun dan daun kemangi… Tapi itu tidak penting, yang penting…, hmmm….berkeringat.!

(Tarakan, 1 Desember 2010)

——-

(4). Kepanasan Di Pelabuhan Penyeberangan Tarakan

Pelabuhan penyeberangan Tarakan, Kaltim, siang menjelang sore itu terasa panas. Tidak ada tempat menunggu yang layak bagi penumpang kapal penyeberangan. Tampak seperti ada bekas bongkaran bangunan ruang tunggu tapi tidak tampak ada aktifitas pembangunan kembali. Mudah-mudahan belum.

(Tarakan, 1 Desember 2010)

——-

(5). Tiba Di Tanjung Selor

Senja di pelabuhan Tanjung Selor, Bulungan, Kaltim, pemandangan terlihat teduh dan indah. Di saat seperti itu, speed boat yang membawa penumpang menyeberang dari Tarakan ke Tanjung Selor tiba. Speed boat yang dimuati sekitar 35 orang tanpa dilengkapi alat pelampung. Uuugh…!

(Tanjung Selor, 1 Desember 2010)

——-

(6). Masuk Hotel Lalu Nggeblak

Menjelang maghrib speed boat dari Tarakan merapat ke pelabuhan Tanjungselor, maka malam ini nginap dulu. Besok melanjutkan perjalanan ke lokasi survey batubara. Begitu masuk hotel, langsung menunaikan ritual utama, nggeblak.., merebahkan badan! Regangkan otot-otot, sedikit melamun dan leyehan, asal tidak kebablasan tidur walau nguantuk

Ya Allah, geblak-kan aku ke tempat nggeblak yang mberkahi (Robbi anzilni munzalan mubarrokan).

(Tanjung Selor, 1 Desember 2010)

——-

(7). Menu Ikan Di Mana-mana

Seperti umumnya daerah tepian pantai, di Tanjungselor, kabupaten Bulungan (Kaltim), menu ikan adalah makanan favorit. tidak banyak pilihan untuk menu non-ikan. Makan malam tadi kami mampir ke Warung “Etam” di wilayah tepian pantai (Jl. Sudirman, kalau nggak salah).

Pilih sendiri ikannya. Lalu, patin bakar, patin sayur asam, kakap asam manis, udang goreng, segera siap disajikan. Ikan-ikan yang masih segar itu memang memberi taste beda saat disantap…

(Tanjung Selor, 2 Desember 2010)

——-

Tag: , , , , , ,

2 Tanggapan to “Berkunjung Ke Desa Binai Di Kabupaten Bulungan (1)”

  1. adhe adzura Says:

    saya mw tanya apakah desaibinai kalimantan saat in mmpunyai jaringan dan listrik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: