Catatan Harian Untuk Merapi (18)

(151). Kehidupan Seolah Harus Mulai Dari Awal

Sepintas kehidupan mereka, mantan pengungsi dan non-pengungsi korban Merapi itu baik-baik saja. Rumah-rumah masih utuh (kecuali yang terkena awan panas), anak-anak ceria bermain dan mulai sekolah, orang-orang sibuk menyiapkan bibit tanaman (bagi yang masih punya). Tapi sebagian besar dari mereka sedang kesulitan memenuhi kebutuhan makannya.

Mereka memang terbiasa dalam kesulitan, tapi tidak untuk waktu lama tanpa kejelasan tentang hidup mereka sendiri. Kehidupan seolah harus mulai dari awal lagi…

(Yogyakarta, 30 Nopember 2010)

——-

(152). Masih Banyak Gerilyawan Blusukan

Seorang sahabat mentransfer dana bantuan. Sorenya saya belikan beras lalu saya salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan logistik hari-hari ini. Lokasi yang sebelumnya sudah saya survey adalah dusun Windusabrang, Babadan dan Cowor, kecamatan Sawangan, Magelang.

Sore tadi relawan mereka terpaksa saya minta mengambilnya ke Jogja berhubung saya tidak sempat bergerilya sendiri karena besok ada misi lain. Insya Allah masih banyak gerilyawan yang akan blusukan ke dusun-dusun…

(Yogyakarta, 30 Nopember 2010)

——-

(153). “Salam Persahabatan” Merapi

Dari jembatan layang Janti, dari dalam taksi menuju bandara, Merapi nampak anggun ditemani Merbabu di belakangnya, seakan menyampaikan “Salam Persahabatan”…

(Yogyakarta, 1 Desember 2010)

——-

(154). Kutinggalkan Mereka Sejenak

Dalam dhuhaku pagi ini di bandara Adisutjipto, kutambahkan permohonanku agar Mbah Merapi baik-baik saja, dan agar mengganti hujan abu dengan hujan beras bagi mereka yang sedang tak berdaya di lereng-lerengnya.

Kutinggalkan sebagian dari mereka sejenak… Perjalanan Jogja – Balikpapan – Tarakan – Tanjungselor, insya Allah segera kujalani…

(Yogyakarta, 1 Desember 2010)

——-

(155). Awas Banjir Lahar Dingin

Awas banjir lahar dingin…!!! Beberapa info yang dilansir melalui Twitter #JogjaUpdate, mengabarkan banjir lahar dingin siang ini melanda di hampir semua sungai yang berhulu di Merapi dalam volume lebih besar dari biasanya.

Waspada…! Bagi semua warga di bantaran sungai-sungai yang sering menjadi aliran lahar dingin. Beberapa jembatan ditutup, dibatasi, bahkan ada yang jebol… Jalur utama Jogja – Magelang terganggu…

(Antara Tarakan – Tanjung Selor, 1 Desember 2010)

——-

Iklan

Tag: , , , , ,

Satu Tanggapan to “Catatan Harian Untuk Merapi (18)”

  1. pulsamurah Says:

    numpang lewat …gan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: