Tidak Jum’atan

Terpaksa tidak Jumatan siang ini. Di camp sendiri menunggu teman yang akan mengantar ke kota. Kalau saja ada teman yang mau Jumatan (karena ada yang nggak mau), Jumatan dapat diatur. Salah satu menjadi khatib (tukang khotbah) merangkap imam (pemimpin sholat), satu lagi menjadi muadzin (tukang adzan) merangkap makmum (peserta sholat).

Lha kalau sendirian? Di hutan, hujan, nggak ada sinyal, rokok juga habis (keukeuh we..), teman nggaaak datang-datang, yo wis…

Sanjango – Karossa, 29 Oktober 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: