Bukan Anak Anjing Tapi Batu

Setelah ‘kresss’…mobil yang kunaiki melindas sesuatu menjelang kota Donggala tadi pagi, pak Sopir tampak gelisah, lalu mengurangi laju mobilnya yang sebelumnya ngebyut-byut. Aku bergumam: “Tadi itu anak anjing. Salah sendiri, tiduran kok di tengah jalan”.

Pak sopir menimpali santai: “Bukan pak. Itu tadi batu…”. Sejenak aku terpana…, lalu berkata: “Iya pak, tadi itu batu…”, lalu kata batinku: “dan batu itu bernama anak anjing…”.

Yogyakarta, 30 Oktober 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

2 Tanggapan to “Bukan Anak Anjing Tapi Batu”

  1. handoko Says:

    Salut Mas… Saya sudah lama tidak mengikuti, ternyata masih eksis di blognya. Dari dulu semenjak masih di mailing list, tetap produktif. Mantap. Saya link blognya ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: