Kompas

Sebuah kompas, baru ada artinya justru ketika dia dibawa pergi oleh seorang pejalan atau pengembara. “Kompas harus selalu bepergian, dalam perjalanan yang kau tak tahu dimana akhirnya” (kata Helge kepada Svenja dalam film “Tsunami”).

Maka beruntunglah orang-orang yang memiliki kompas yang membimbing keselamatan perjalanannya, walau tetap tidak tahu kemana akhirnya.

Yogyakarta, 19 Oktober 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: