Ketika Anak Lanang “Berbisnis”

Anak lanang datang ke toko, ikut makan pecel lele. Tapi pulangnya mbungkus untuk dikasihkan kakaknya. Rupanya dia sedang “berbisnis”. Tadi kakaknya nitip uang 10 ribu minta dibelikan makan. Menu pecel lele pun diberikan, tapi uang yang 10 ribu masuk saku.

Anak lanang bukan tidak jujur, hanya tidak mengatakan yang sebenarnya. Memang tidak ada yang dirugikan. Ketika kukirim SMS bahwa kakaknya tanya uang yang 10 ribu, jawabnya: “Kekekekek…”.

Yogyakarta, 21 Oktober 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: