The “Boss” And The Driver

Sebagai petugas among (penerima) tamu di acara pernikahan, saya harus mengenakan pakaian tradisional beskap gaya Jogja (karena ada gaya Solo). Yang paling ribet adalah waktu memakai kainnya, itu juga mesti dibantu si ibu perias. Saya bilang kepada ibu perias: “Wah, kalau dikejar kirik (anak anjing) atau mau ke toilet gimana ya?”. Eh, rupanya ada tekniknya untuk nyincing (mengangkat kain) agar lebih leluasa kaki bergerak. Hahaha…sukka…!

Yogyakarta, 10 Oktober 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: