Silaturrahim Tiada Akhir

Bertemu teman sekost yang telah 25 tahun terpisah, membangkitkan semangat nostalgia dengan ide-ide yang beda. Ide bisnis adalah satu di antaranya, tapi ide menyambung silaturrahim jauh lebih penting. Malam ini kami bertemu di “Warung Senja”, tempat kami biasa nongkrong dulu.

Suasananya masih sama seperti dulu, dengan wedang teh jahe dan asem jahe yang di-jog (ditambah) airnya berulang-ulang hingga butir gula batu terakhir. Bagai silaturrahim tiada akhir, seperti wedangnya…

Yogyakarta, 7 Oktober 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: