Tradisi Halal Bihalal

Sejak lebaran sudah berkali-kali ketemu dan salaman, ya di jalan, di tempat kerja, di kampung, di masjid, bahkan berbalas pantun SMS halal bihalal. Tapi toh merasa belum afdol kalau belum diadakan acara khusus halal bihalal dengan makan-makan. Padahal pesertanya sama, salamannya sama, sambutannya juga sama.

Atas nama tradisi, terasa nian nuansa indahnya. Tapi jadi sedih kalau ingat di tempat lain malah subur tradisi tawuran, bentrok, amuk, amarah, timpuk-timpukan…

Yogyakarta, 3 Oktober 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , ,

Satu Tanggapan to “Tradisi Halal Bihalal”

  1. hadziq Says:

    jangan sampai halal bihalal menjadi tawuran bi halal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: