Serangan Fajar

Berkat kepiting asap dan tumis pakis tadi malam, dan sambalnya itu lho….., kombinasi sambal terasi dan sambal mangga yang tidak terlalu pedas tapi manstaff tenan… Terpaksa harus rela menerima serangan fajar, pagi umun-umun (pagi sekali) sudah gedandapan (keburu-buru) ke peturasan melampiaskan hajat yang tidak bisa ditunda sedetikpun. Syukurlah, subuhnya jadi tidak terlambat…

Samarinda, 5 Oktober 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: