Pak Burhanuddin Sang Tukang Ojek

Cara mengendarai motornya terkesan hati-hati, pelan-pelan saja, tidak grusa-grusu seperti tukang ojek umumnya. Dialah Haji Burhanuddin, asli Samarinda, kakek empat cucu dari empat anak. Telah 12 tahun mengojek, sejak memutuskan banting setir dari profesi sebelumnya sebagai bagian marketing toko alat tulis. Alasannya (banting setir) sederhana, karena pekerjaan sebelumnya membuat dia sulit menghindar dari perilaku “kong kalikong untuk korup” ketika harus bertransaksi dengan instansi pelanggannya.

Samarinda, 5 Oktober 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: