Daun-daun Yang Berserakan

Pohon mertega (apel bulu) di depan rumah yang belum pernah berbuah itu daunnya berguguran setiap hari dalam jumlah lebih banyak dari umumnya pepohonan.

Istriku sering grundelan sendiri: “Daun-daun ini bikin kotor halaman saja…”. Aku pun mengimbangi: “Jangan menanam pohon kalau tidak suka dengan daunnya yang berserakan. Apakah itu sampah atau sesuatu yang indah, tergantung bagaimana kita memandangnya. Maka pandanglah!”.

“Dipandang thok ya tetap kotor…”, protesnya.

Yogyakarta, 7 Oktober 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: