Berdoa Sambil Lalu

Sekali waktu seseorang minta didoakan dan kita jawab: “Ya, kudoakan”. Atau, malah kita yang nawarin: “Kudoain, deh…”. Tapi apakah kita pernah benar-benar menundukkan hati dan pikiran untuk mendoakan, barang 5-6 detik saja? Kebanyakan ternyata tidak, kecuali sambil lalu saat janji itu diucapkan. Maka Tuhan pun “sambil lalu” merespon.

Padahal itu adalah “investasi”. Energi yang kita alokasikan untuk berdoa itu kelak akan kembali dalam wujud yang (pasti) lebih baik.

Yogyakarta, 30 September 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: