Ikhlas Atau Masa Bodoh?

Ketika mau pergi ke acara, “boss” saya mengingatkan agar mobil dilap dulu. Sambil agak malas kukerjakan juga. Ndilalah, alhamdulillah, hujan tumpah ruah… Gantian “boss” saya kuingatkan: “Sebenarnya percuma mobil kubersihkan. Toh, bakal kehujanan juga”.

Jawab “boss”: “Terserahlah!”.

Ini statement yang membebaskan, berarti saya merdeka untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Hanya saya harus jeli, terserahnya itu tadi ikhlas atau masa bodoh?

Yogyakarta, 20 September 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: