“Mekanisme” Rejeki

Usai sholat Ashar tadi saya mampir ke sebelah masjid di Madurejo beli kelapa muda. Bukan karena lagi ngidam, melainkan karena yang jual adalah tetangga masjid langgananku, sekedar ingin berbagi rejeki.

Tak kuduga “mekanisme” rejeki bekerja begitu cepat. Kulihat ada tanaman sirih merah dan pepaya merah, juga kemangi (yang ini tidak merah), dan aku …diberi bibitnya (setelah kuminta tentu saja…). Terutama pepaya merah yang termasuk tanaman herbal langka.

(Jadi benar, bawha balasan dari langit seringkali tak terduga dan berlipat “nilainya”…)

Yogyakarta, 18 September 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: