Mendaki Gunung Sumbing

Gagal ke Carstenz, tertunda ke Semeru, ngajak bapaknya ke gunung yang dekat-dekat tapi belum bisa, belum lama turun dari “pendakian Ramadhan”… Tiba-tiba malam ini anak lanang sibuk menghimpun teman-temannya, besok mau ke Gunung Sumbing. Ini pendakiannya yang kedua ke Gunung Sumbing.

Giliran ibunya yang malam dibuat sibuk disuruh menjahit jaket yang sobek. Bapaknya? Biasa…, menjalankan kewajiban normatif, “memberi kultum” tentang mendaki gunung…

( NB: Gunung Sumbing, tinggi 3.360 mdpl)

Yogyakarta, 14 September 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , ,

2 Tanggapan to “Mendaki Gunung Sumbing”

  1. lili Says:

    Selalu menjadi harapan saya sampai saat ini, ketika bapak saya akan mengatakan ” hati2 nak, mendaki gunung adalah perkara mudah namun pulang dengan selamat adalah perkara yang masih menjadi tanda Tanya, berjalanlah berbekal doa dan pulang dengan selamat”
    Ekspektasi yang masih saya semogakan, ada masukan untuk menjelaskan kepada orang tua om ?

    • Yusuf Iskandar Says:

      Mendaki gunung adalah aktifitas beresiko tinggi, maka harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Kebanyakan kesalahan yang dilakukan orang-orang muda adalah menganggap bahwa mendaki gunung itu cukup dengan bekal merasa kuat, berani dan sedikit nekat. Itu kesalahan besar. Mendaki gunung itu harus selalu ‘well prepared’ fisik maupun mental, tak peduli sulit atau mudah, tinggi atau rendah. Doa restu orang tua sangat mendukung. Yakinkan orang tua bahwa persiapan yang sungguh-sungguh sudah dilakukan (jika perlu ceritakan sedikit persiapan apa yang telah dilakukan, mis. latihan fisik/OR, mempelajari rute, siapa pendamping yang sudah pengalaman, bekal tabungan yang cukup, rencana tindakan ketika situasi memburuk, dsb). Semoga orang tua memahaminya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: