Tertidur Di Masjid

Usai dzuhur di masjid langgananku. Lalu berbaring di terasnya, yang sejuk lantainya, semilir anginnya, tapi berisik karena ada di pinggir jalan raya. Terlena juga akhirnya, lumayan bisa terlelap sebentar, cukup beberapa puluh menit saja (90 menitan kale…).

Kuingat-ingat kapan ya terakhir aku tidur di masjid saat siang puasa Ramadhan yang terik seperti ini…. Ya, sepertinya itu kualami puluhan tahun yll, saat masa kecil di Kendal, pantura Jateng.

Yogyakarta, 28 Agustus 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: