Menit-menit “Kritis”

Menit-menit “kritis” bagi orang yang tidurnya kemalaman lalu bangun makan sahur, adalah waktu menunggu antara habis sahur hingga datang adzan subuh. Walau setan-setan dibelenggu, tapi dasar setan, tidak setan pria tidak wanita, kencingnya masih bisa memercik ke telinga. Sehingga panggilan subuh “sholat itu lebih baik daripada tidur”, terdengar seperti “masih oke” ketika terpeleset menjadi “sholat itu lebih baik daripada tidak sholat”. Pembenaran pun bisa juga tidak benar…

Yogyakarta, 17 Agustus 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: