Detik-detik Dimana Doa Diijabah

Seorang teman mendadak uring-uringan dan marah-marah di bank, karena urusan yang biasanya cepat selesai jadi molor berjam-jam. Kubilang padanya: Itulah “peluang bisnis” yang diberikan Tuhan kepadamu, sebab itulah detik-detik dimana doa diijabah. Tidak setiap orang punya kesempatan kesal seperti itu lalu punya kesempatan untuk sabar dan berdoa. Kebanyakan memilih untuk melampiaskan kesalnya dengan berbunyi-bunyi. Pilihan ada di mulut dan hatimu. Tinggal “kewajiban” Tuhan mengijabahi pilihanmu.

Yogyakarta, 23 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: