Misbar

Babak semi-final Belanda vs Uruguay, tengah malam tadi, anak lanang pamit nonton bareng di Alun-alun Kidul. Terang saja bagi ibunya ini tidak masuk akal. “Nonton di rumah kan lebih enak?” Begitu pikirnya. Bagi anak lanang ini sebuah “adventure”, tapi bagi ibunya ini cari penyakit.

Ah, kok jadi kembali seperti jaman baheula nonton film misbar (gerimis bubar). Begitu gerimis turun, yang ditonton terus saja main, yang nonton bubar tunggang-langgang.

Yogyakarta, 7 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: