Gorengan Dan Cengeknya

Waktu hujan sore-sore, di Jogja… ‘Boss’ saya pulang membawa gorengan. Bukan wajan, tapi tempe goreng dan tahu isi (atau tahu brontak, atau tahu sumpel). Ada yang aneh, gorengannya 10 biji tapi cengeknya hanya 4 ekor..! “Cabe mahal, je...”, kata yang jual. Melejitnya harga cabe sampai segitu “dampaknya” bagi penggemar makanan gorengan. Tapi okelah, tetap lumayan buat teman nonton bola…..(bola basket yang tergeletak di ruang tengah maksudnya)

Yogyakarta, 7 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: