Archive for Juli 10th, 2010

Kiat Sukses

10 Juli 2010

Saat “ngobrol-ngobrol”, seorang pegawaiku tanya: “Apa kiat untuk sukses?”. Kuberi jawaban normatif: “Bersungguh-sungguh”, lalu kucari penjelasan pembenarannya.

Bersungguh-sungguhlah dalam setiap tahap menggapai sukses sejak dari mimpi hingga kelak menikmati hasilnya. Karena Tuhan dan jagat seisinya ini berpihak kepada orang yang bersungguh-sungguh (di bidang apapun) yang di sana ada konsekuensi. Celakanya, dunia ini banyak diisi orang yang tidak bersungguh-sungguh (bahkan untuk mimpi), tapi ingin sukses!

Madurejo – Sleman, 9 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Forum Ngobrol-ngobrol

10 Juli 2010

Di forum “ngobrol-ngobrol” dengan para pegawai toko, siang 3 hari yll, dua topik saya sampaikan: Pertama, me-refresh pekerjaan rutin dan masalahnya; Kedua, “komporisasi” (ini bukan mengkonversi gas kembali ke minyak tanah), tapi membangkitkan motivasi bekerja (tujuan, visi dan  misi). Dua reaksi saya peroleh: Pertama, antusias; Kedua, ngantuk. Dan yang paling sulit dilakukan oleh “tukang kompor” (apapun merek kompornya) adalah: memberi contoh!

Madurejo – Sleman, 9 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Indonesia Mengimpor Sapi Bali

10 Juli 2010

Running text TVOne malam ini memberitakan: “Timor Leste ekspor sapi bali ke Indonesia”, dengan kata lain, Indonesia membeli sapi bali dari Timor Leste…(Sebuah ironi???).

Jangan-jangan suatu saat akan terjadi Indonesia mengimpor apel malang dari Australia, jeruk pontianak dari Malaysia, atau beras cianjur dari Thailand… Dan akhirnya, tinggal kambing hitam saja yang tidak perlu diimpor karena sudah kelebihan setok…

Yogyakarta, 8 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Sate Kambing Warung ‘Baskom’

10 Juli 2010

Sore-sore pulang dari toko, lha kok ‘boss’ saya ngajak nyate. Ya jelas, mau..mau..mau..! Mampirlah di warung ‘Baskom’ (bakso komplit) depan pasar Paing, Jl. Jogja-Wonosari km 9. Makan siang yang terlambat dengan menu 1 porsi sate kambing + 1 porsi tongseng kepala kambing, whaaa.… Lha ternyata ini malam Jum’at to

Habis makan saya tolah-toleh, rupanya semua sudah masuk tembolok, termasuk punya ‘boss’ yang tidak habis dilahap…

(Tentang rasanya, sebenarnya standar saja, sebanding dengan harganya)

Yogyakarta, 8 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Saat Doa Diijabah

10 Juli 2010

Siang di Madurejo, Sleman, Jogja… Sambil ML di belakang toko (melamun & leyeh-leyeh), memandang hamparan padi yang menguning, berlatar perbukitan di kejauhan. Tapi siang ini langit gelap, mendung menghampar rata di angkasa, hujan turun deras sekali, angin berhembus kencang menderu, geluduk sayup-sayup bersahutan, padi yang siap panen pun tak mampu menahan tegak batangnya. Kata temanku, itulah orkestra alam yang menyertai saat diijabahnya doa….

Madurejo – Sleman, 8 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Take Action

10 Juli 2010

Para santri yang sedang tasyakur khataman tadi malam dikompori oleh ungkapan Arab: Man thalaba syai’an wajada wajada, waman qoro’albaba walaja walaja (siapa bergerak pasti berubah). Rangkaiannya: Man jadda wajad‘ (siapa bersungguh-sungguh pasti berhasil).

Intinya: Take action, lakukan sesuatu sekarang juga. “Ojo mung ndonga” (jangn cuma berdoa). Hanya dengan berbuat maka akan ada perubahan. Menuju positif atau negatif, itu pilihan…

Yogyakarta, 8 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Penonton ‘Gila’

10 Juli 2010

Salah satu momen yang saya sukai di partai Jerman vs Spanyol adalah ketika ada penonton mau ikut main dan masuk ke lapangan di awal babak I. Insiden itu cepat dapat ditangani tanpa keributan dan tanpa mengganggu permainan bolanya sndiri.

Rupanya penonton ‘gila’ bukan monopoli Indonesia. Tapi kalau yang memainkan adegan “mirip” pemain bola ‘gila’, jelas Indonesia lebih kaya dan malah dipelihara…

Yogyakarta, 8 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Hatiku Tidak Berpihak Kemanapun

10 Juli 2010

Saya bukan penggila bola, apalagi pemain bola, boro-boro menjadi pendukung fanatik. Saya hanya kafilah penggembira alias ‘massa mengambang’. Tapi saya bisa menikmati permainan dan penguasaan bola yang cantik menawan yang dimainkan oleh skuad ‘kumpeni’ Belanda ketika menaklukkan Uruguay. Maka saya berharap akan menyaksikan sebuah permainan yang memanjakan adrenalin di Babak Final nanti: Belanda vs Spanyol. Hatiku tidak berpihak ke manapun.

Yogyakarta, 8 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Hatiku Berpindah Ke Lain Tim

10 Juli 2010

Semi-final World Cup, Jerman vs Spanyol tadi malam: sejak kemarin-kemarin, sampai sebelum pertandingan, hingga usai Babak I, hatiku jatuh ke Jerman tanpa alasan yang jelas. Pokoknya Jerman. Tapi setelah memasuki Babak II, saya merasa harus lebih fair dan realistis. Spanyol ternyata lebih menguasai irama permainan, penguasaan bolanya sangat akurat, cantik sekali bahu-membahu membangun peluang gol. Maka diam-diam hatiku berpindah ke lain tim: Spanyol pantas menang.

Yogyakarta, 8 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Gorengan Dan Cengeknya

10 Juli 2010

Waktu hujan sore-sore, di Jogja… ‘Boss’ saya pulang membawa gorengan. Bukan wajan, tapi tempe goreng dan tahu isi (atau tahu brontak, atau tahu sumpel). Ada yang aneh, gorengannya 10 biji tapi cengeknya hanya 4 ekor..! “Cabe mahal, je...”, kata yang jual. Melejitnya harga cabe sampai segitu “dampaknya” bagi penggemar makanan gorengan. Tapi okelah, tetap lumayan buat teman nonton bola…..(bola basket yang tergeletak di ruang tengah maksudnya)

Yogyakarta, 7 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Misbar

10 Juli 2010

Babak semi-final Belanda vs Uruguay, tengah malam tadi, anak lanang pamit nonton bareng di Alun-alun Kidul. Terang saja bagi ibunya ini tidak masuk akal. “Nonton di rumah kan lebih enak?” Begitu pikirnya. Bagi anak lanang ini sebuah “adventure”, tapi bagi ibunya ini cari penyakit.

Ah, kok jadi kembali seperti jaman baheula nonton film misbar (gerimis bubar). Begitu gerimis turun, yang ditonton terus saja main, yang nonton bubar tunggang-langgang.

Yogyakarta, 7 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Sebuah Eksperimen Gagal

10 Juli 2010

Eksperimen gagal pagi ini: Menu tempe goreng sambal bawang putih mentah, kali ini dicoba ditambah sedkit bawang merah lalu digoreng dulu setengah matang. Hasilnya kurang mak nyusss.., sensasi aroma bawang putihnya yang seperti gas bocor itu kurang menggairahkan dan cabenya kurang hot (pedas).

Sekedar mencoba out of the box, keluar pakem. Sepanjang resikonya bukan fatal accident, kenapa tidak? Ternyata yang lebih matang itu tidak selalu lebih hot

(Seorang teman berkomentar: “Tidak dikerjakan oleh ahlinya….”, tulisnya. “Tahu aja…”, jawabku)

Yogyakarta, 7 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Email Siluman

10 Juli 2010

Tanpa saya tahu sebabnya, kepada beberapa teman dan milis tiba-tiba terkirim email promosi berisi link situs penjual obat kuat dari Canada. Email siluman dengan subject “Unknown” itu seolah-olah terkirim dari email address “mirip” saya. Terpaksa saya mengirim email klarifikasi agar tidak dikira agen obat kuat (kalau hanya jogging nggak perlu lah obat itu, kecuali untuk angkat besi…). Untung saja bukan link situs “mirip” artis yang muncul di sana.

Yogyakarta, 7 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Lagi-lagi Soal SDM

10 Juli 2010

Tentang human error dalam penanganan angka (di laporan toko). Setelah ketemu sumber kesalahannya, sebenarnya mudah diselesaikan, cukup berbekal “pipo londo” alias ping-poro-lan-sudo (tulis: x / : / + / -). Tapi rupanya saya salah menggeneralisir, bahwa tidak setiap orang memiliki “sense of logic” yang sama dan sesuai dengan kebutuhan dari setiap jenis aktifitas.

Lagi-lagi soal SDM…, SDM lagee, lagee… (dan saya tidak khawatir, karena ini skill yang dapat dilatih).

(SDM : Sumber Daya Manusia)

Yogyakarta, 6 Juli 2010
Yusuf Iskandar