Ke Kedai “Déjà Vu”

Malam minggu ngobrol bisnis di luar rumah. Pilihan kali ini ke Kedai “Deja Vu” di Jogja Selatan. Nggak punya kerjaan? Memang iya… Justru itu maka diisi dengan “studi banding” per-cafe-an, sambil ngopi, ngobrol dan observasi tata ruang.

Ternyata memang lebih efisien. Berdua (tidak usah tanya dengan siapa), ngopi, ngeteh rosella, misang bakar, habis Rp 15 ribu, nongkrong 3 jam, tidak repot menyajikan dan menyuci. Dan, bisnis itu pun terus dibeli orang.

Yogyakarta, 20 Juni 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: