Pak Tua Penjual Kerupuk

Tiba-tiba pak tua itu melongokkan kepalanya di pagar rumahku, dengan suara lemahnya berteriak: “Kerupuk..! Kerupuk..!”. Kuberikan wadah plastik agar diisi penuh. “Tiga ribu, pak”, katanya kemudian. Kuhitung isinya 15 biji, berarti @ Rp 200,-. Penasaran, kutanya berapa kulakannya, dijawab Rp 150,-/biji.

Pikiranku tiba-tiba nglangut…, tiap hari bapak tua itu mendorong gerobaknya demi Rp 50,-/kerupuk. Lha kok bisa-bisanya kemarin-kemarin saya beli kerupuk minta bonus…

Yogyakarta, 6 Juni 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: