Dunia Tak Selebar Buah Merah

Wee…, lha anak lanang ini sekarang mulai ‘berani’ menyalahkan bapaknya:

“Bapak ini dulu kenapa keluar dari Freeport segala. Kalau tidak keluar kan saya mudah kalau mau mendaki Cartenz…”.
Jawabku: “Bapak keluar dari Freeport itu karena biar kau tahu kalau di luar Papua ada banyak gunung yang bisa didaki”. Anak lanang pun nyengenges…

(Terjemahan jawaban saya itu sebenarnya adalah agar dia tidak ‘terlambat tahu’ bahwa dunia ini tidak selebar buah merah).

Yogyakarta, 24 Mei 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: